AMBON, MALUKUTERKINI.COM – Maskapai penerbangan Wings Air bakal menghubungkan Morotai dan Ambon guna mempermudah aksesibilitas masyarakat, memperkuat konektivitas antardaerah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di wilayah kepulauan Maluku.
Langkah strategis ini diwujudkan melalui kolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai dengan menghadirkan kemudahan akses transportasi udara melalui pengoperasian rute penerbangan dari Bandar Udara Pitu Morotai menuju Bandar Udara Sultan Babullah di Ternate, Maluku Utara. Pengoperasian rute terjadwal ini direncanakan dimulai Senin (20/7/2026).
Corporate Communications Strategic of Wings Air, Danang Mandala Prihantoro kepada malukuterkini.com, Sabtu (18/7/2026) mengaku melalui Ternate sebagai kota penghubung utama di Maluku Utara, masyarakat Morotai kini memiliki akses yang lebih luas menuju berbagai kota tujuan lain di Indonesia, termasuk Ambon di Maluku.
“Jaringan konektivitas lanjutan ini dirancang untuk membuka peluang penerbangan yang saling terintegrasi sehingga mobilitas masyarakat antardaerah menjadi jauh lebih praktis dan efisien,” ungkapnya.
Danang menjelaskan sinergi ini merupakan bentuk nyata komitmen bersama dalam menjawab kebutuhan transportasi udara yang andal bagi masyarakat di kawasan timur Indonesia.
“Kehadiran rute penghubung ini diharapkan tidak hanya mempermudah perjalanan keluarga, kegiatan pemerintahan, pendidikan, dan layanan kesehatan, melainkan juga mendukung kelancaran distribusi barang logistik bagi para pelaku usaha di wilayah tersebut,” jelasnya.
Selain membuka akses menuju Ambon, kata Danang, Wings Air juga menghubungkan Morotai secara tidak langsung dengan kota-kota besar lainnya dalam jaringan Lion Group seperti Manado, Makassar, Surabaya, dan Jakarta.
“Pengoperasian rute inter-koneksi ini dipercaya dapat meningkatkan arus kunjungan wisatawan secara signifikan untuk mengeksplorasi potensi wisata bahari, sejarah, dan budaya yang dimiliki oleh Pulau Morotai,” katanya.
Dalam operasionalnya, ungkap Danang, rute penerbangan Morotai menuju Ternate akan dilayani secara rutin dengan frekuensi dua kali seminggu, yaitu pada hari Senin dan Kamis.
“Penerbangan dari Ternate dijadwalkan berangkat pukul 08.50 WIT dan tiba di Morotai pukul 09.35 WIT menggunakan nomor penerbangan IW-1172. Sebaliknya, penerbangan dari Morotai akan diberangkatkan pukul 10.00 WIT dan dijadwalkan mendarat di Ternate pada pukul 10.45 WIT dengan nomor penerbangan IW-1171,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, untuk melayani jalur penerbangan antarpulau tersebut, maskapai mempercayakan operasionalnya pada armada pesawat modern ATR 72 yang memiliki kapasitas 72 kursi kelas ekonomi.
“Pesawat jenis turboprop ini dinilai sangat andal dan sesuai dengan karakteristik wilayah kepulauan seperti Maluku Utara dan Maluku, karena mampu memberikan kenyamanan optimal sekaligus sangat fleksibel saat beroperasi di bandar udara berukuran menengah,” jelasnya. (MT-01)
