AMBON, MalukuTerkini.com — Wali Kota Ambon, Bodewin M Wattimena, mengambil sumpah dan melantik Robert Sapulette sebagai Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon dalam prosesi pelantikan yang berlangsung di Balai Kota Ambon, Selasa (21/7/2026).

Dalam arahannya, Wattimena menegaskan pentingnya kepemimpinan yang berintegritas serta pembenahan birokrasi secara menyeluruh guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang responsif dan bebas dari praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).

“Keberhasilan seorang pimpinan sangat ditentukan oleh kemampuannya dalam memberikan teladan yang nyata bagi para bawahan,” tandasnya.

Menurutnya, penghormatan dan penghargaan dari jajaran ASN hanya dapat diraih apabila seorang pejabat mampu menunjukkan kualitas serta kapasitas diri yang sepadan, baik dalam pelaksanaan tugas profesional maupun sikap sehari-hari.

“Karena itu saya titip kepada Pak Robert Sapulette sebagai Sekkot, jadilah orang tua bagi seluruh ASN di Kota Ambon. Tunjukkan kualitas diri, kapasitas diri lewat kerja-kerja yang profesional, tetapi juga dalam kaitan dengan perilaku, kaitan dengan menjadi contoh kepada yang lain,” ungkapnya.

Ia menjelaskan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon saat ini mengemban agenda besar untuk menciptakan birokrasi yang handal, terpercaya, ramping, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

“Langkah ini dinilai sangat krusial mengingat pelayanan publik di lingkungan Pemkot Ambon dianggap masih terkendala oleh alur birokrasi yang terlampau panjang dan cenderung lambat,” jelasnya.

Sejalan dengan agenda perbaikan tersebut, Wattimena menugaskan Sekkot Ambon yang baru untuk segera berkoordinasi dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) yang jelas dan terukur.

“Penyusunan SOP ini bertujuan agar masyarakat mendapatkan kepastian waktu dan kepastian hasil saat mengurus berbagai keperluan administrasi di tiap unit pelayanan. Saya menilai di pemkot ini masih terdapat birokrasi yang panjang yang cenderung menghambat pelaksanaan tugas. Karena itu nanti melalui Pak Sekkot, semua OPD menyusun SOP. Jika tugasnya A, berapa lama selesai? Makanya tugas pertama yang beta berikan kepada Pak Sekda supaya bikin SOP pada semua OPD. Beta ingin supaya kalau masyarakat berurusan di OPD apa, kapan dia bisa mendapatkan hasil. Itu mesti dituangkan dengan baik,” tandas Wattimena.

Selain pembenahan internal, Wattimena juga mengingatkan Sekkot Robert Sapulette untuk menjaga koordinasi dan sinergi yang harmonis dengan pemerintah tingkat provinsi maupun pemerintah pusat.

“Langkah koordinatif tersebut dinilai vital untuk memastikan seluruh kewajiban dan program kerja Pemkot Ambon dapat selaras serta berjalan optimal demi kepentingan masyarakat luas,” ungkapnya.

Sebelumnya Sapulette mengemban amanah sebagai Penjabat Sekkot Ambon sejak 27 September 2024. Beberapa waktu sebelumnya, ia juga sempat ditunjuk sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekkot Ambon sejak 9 September 2024.

Sejumlah jabatan yang pernah diemban oleh Sapulette diantaranya Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekkot Ambon serta Kepala Dinas Perhubungan Kota Ambon. (MT-06)