HELSINGBORG, MalukuTerkini.com – Tim paduan suara Hotumese Choir dari Universitas Pattimura (Unpatti) berhasil memukau publik internasional saat berlaga pada kategori C15 Gospel di ajang World Choir Games (WCG) 2026 di Helsingborgs Stadsteater, Helsingborg, Swedia, Jumat (14/8/2026) siang waktu setempat.
Di bawah arahan konduktor Yudi Orlando Lewantaur, wakil Indonesia asal Ambon ini bersaing ketat melawan Barnsley Youth Choir dari Inggris, singOUT Mass Choir (Jerman), serta United Auckland Gospel Choir (Selandia Baru).
Hotumese Choir membuka penampilannya melalui lagu God Is Here karya Martha Munizzi yang diaransemen oleh Henry M Sopaheluwakan.


Sejak awal naik panggung, para penyanyi tampil penuh percaya diri dalam balutan perpaduan outer motif etnik Maluku dan celana hitam. Karakter vokal gospel yang komunikatif, energetik, serta sarat ekspresi spiritual berhasil menyatu rapat dengan ketegasan aba-aba konduktor.
Dinamika musik terbangun apik dari bagian tenang hingga puncak intensitas lagu, dihiasi respons fisik bebas seperti angkatan tangan yang menghidupkan pesan ibadah di penghujung pertunjukan.
Kehangatan panggung berlanjut saat lagu kedua, Brighter Day karya Kirk Franklin yang diaransemen Igor Leonard Sopamena, dikumandangkan.

Hotumese Choir menunjukkan pemahaman mendalam atas musik gospel yang menuntut optimisme dan kebahagiaan. Melalui sonoritas vokal yang bulat dan berani, seluruh penyanyi meleburkan gerakan tubuh yang kompak sehingga penampilan terasa ekspresif serta jauh dari kesan kaku.
Kehadiran konduktor Yudi Orlando Lewantou kembali menjadi jangkar utama dalam memandu perpindahan ritme dan menjaga momentum energi dari awal hingga akhir lagu.
Di penghujung penamilan, lagu He Turned It karya Tye Tribbett yang diaransemen oleh Rido Maxel Kainama dan Aditya Rhiofaldo Titaley dibawakan secara spektakuler.

Tampil elegan mengenakan perpaduan outer motif etnik Maluku dan celana hitam, kelompok vokal Indonesia Timur ini menyajikan harmoni empat suara yang sangat mantap.
Kejutan visual terpancar saat transisi formasi dan aksi penyanyi solo berjalan mengalir naturally diiringi perkusi berkecepatan tinggi, yang langsung memicu ledakan energi hebat di panggung internasional tersebut.
Chemistry kuat antara dirigen dan seluruh penyanyi memastikan setiap transisi nada dan tempo dieksekusi dengan presisi tinggi.
Senyum ramah serta ekspresi penuh penjiwaan para anggota Hotumese Choir berhasil menyalurkan emosi mendalam kepada para penonton.
Penampilan memukau ini mempertegas kualitas teknik vokal, musikalitas, dan aksi panggung kelas dunia yang mengakar kuat pada identitas budaya lokal Indonesia. (MT-01)
