SAUMLAKI, MalukuTerkini.com – Gereja Santo Matias yang terletak di Kampung babar, Kelurahan Saumlaki, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar dilalap api, Sabtu (15/8/2026) sekira pukul 21.10 WIT.
Informasi yang dihimpun malukuterkini.com, terungkap kebakaran terjadi usai Misa dalam rangka perayaan HUT Rukun Tatsisyus
Sejumlah umat yang sudah meninggalkan gereja usai misa tersebut kemudian kembali lagi karena melihat asap yang sangat tebal.
Sejulah umat kemudian mendobrak pintu Gereja Santo Matias Saumlaki dan mendapati asap yang sangat tebal memenuhi bagian dalam gereja. Selanjutnya beberapa umat berusaha membuka pintu ruang Sakristi (ruang ganti imam), namun pintu tersebut dalam keadaan terkunci.


Akibat umar berusaha mendobrak pintu ruang Sakristi hingga berhasil terbuka. Setelah pintu terbuka, dijumpai kobaran api yang sangat besar di dalam ruangan tersebut.
Informasi yang diperoleh malukuterkini.com menyebutkan diduga kebakaran tertrjadi akibat pembakaran tempurung kelapa untuk dijadikan arang yang dilakukan oleh putra putri altar untuk digunakan saat Misa Ekaristi pada Minggu (16/8/2026).
Diduga merea mengira semua tempurung sudah jadi arang dan padam, sehingga mereka masukan arang-arang tersbeut itu ke dalam plastik dan meletakkannya di atas tumpukan kertas.

Tampa diketahui, ada sebagian tempurung yang belum sepenuhnya jadi arang dan masih ada apinya, sehingga api dari tempurung yang masih nyala itu memicu arang yang ada untuk kembali nyala dan membakar kertas plastik pembungkus serta kertas yang ada disitu.
Api pun membesar dan membakar bunga dan kain dekorasi yang ada di situ sehingga apai menjalar ke plafon gereja
Sekitar pukul 21.50 WIT, 3 unit mobil Pemadam Kebakaran Kabupaten Kepulauan Tanimbar serta 2 unit mobil bantuan pasokan air tiba di lokasi kebakaran guna melakukan pemadaman. Sekitar pukul 22.10 WIT, api berhasil dipadamkan.
Akibat kebarakan tersebut, 3 buah kaca jendela, 2 buah pintu, plafon 2 ruangan memngalami kerusakan. (MT-06)
