AMBON, MalukuTerkini.com –  Dalam rangkaian “Bhayangkari Peduli” memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 Tahun 2026, Ketua Umum (Ketum) Bhayangkari sekaligus Ketua Pembina Yayasan Kemala Bhayangkari, Juliati Sigit Prabowo, menyalurkan ribuan bantuan sosial di Lapangan Letkol Pol. Chr. Tahapary Polda Maluku, Jumat (28/8/2026).

Sebanyak 3.000 paket bahan pokok disiapkan dalam rangkaian kegiatan tersebut. Sebanyak 1.500 paket disalurkan di Lapangan Letkol Pol Chr Tahapary, sementara 500 paket diperuntukkan bagi masyarakat di Dusun Telaga Kodok.

Selain masyarakat, sebanyak 1.000 paket juga disiapkan bagi personel Polri dan tenaga kesehatan yang terlibat dalam rangkaian kegiatan.

Paket bahan pokok berisi berbagai kebutuhan pokok masyarakat, antara lain beras, gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, sarden kaleng, biskuit, mi instan, susu kental manis, teh celup, kopi bubuk dan kecap manis.

Perhatian terhadap kesehatan kelompok rentan diwujudkan melalui penyaluran 281 paket bantuan untuk anak stunting dan 125 paket bagi ibu hamil.

Paket tersebut berisi kebutuhan pendukung pemenuhan gizi, antara lain susu, kacang hijau, telur dan biskuit.

Selain itu, sebanyak 30 paket sarung dan selimut disiapkan bagi peserta khitanan.

Dukungan terhadap pendidikan juga menjadi bagian dari program Bhayangkari Peduli. Sebanyak 500 paket perlengkapan sekolah disalurkan kepada pelajar jenjang SD, SMP dan SMA.

Bantuan juga diberikan kepada empat panti asuhan, yaitu Panti Asuhan Nurul Ikhlas Ahuru, Panti Asuhan Santa Maria Ahuru, Panti Asuhan Pelita Kasih Rumah Tiga, dan Panti Asuhan Melati Al Khairot Galunggung.

Selain perlengkapan sekolah, anak-anak di panti asuhan mendapatkan bantuan bahan pangan berupa beras, mi instan dan telur.

Kelompok penyandang disabilitas dan lansia turut menjadi perhatian.

Bantuan yang diberikan berupa 7 unit kursi roda, 3 unit tongkat ketiak atau kruk, 4 unit tongkat adaptif, serta 300 buah kacamata baca.

Sebagai bagian dari masyarakat pesisir, kelompok nelayan juga mendapatkan perhatian melalui pemberian bantuan kepada lima kelompok nelayan.

Bantuan berupa mesin ketinting, jaring besar dan pelampung diharapkan dapat mendukung aktivitas melaut dan memperkuat produktivitas ekonomi masyarakat pesisir.

Bhayangkari juga memberikan perhatian terhadap tumbuh kembang anak melalui 100 paket kesehatan gigi, 200 mainan anak dan 200 buku cerita.

Bantuan tersebut diarahkan untuk mendukung kesehatan sekaligus memberikan ruang edukasi dan aktivitas positif bagi anak-anak.

Sementara itu, semangat kebersamaan dalam keberagaman diwujudkan melalui bantuan kepada sejumlah rumah ibadah.

Bantuan diberikan kepada Gereja God’s Halong dan Gereja Sion Ema, berupa perangkat pendukung kegiatan seperti infokus, kursi, kipas angin, laptop dan speaker aktif.

Bantuan juga disalurkan kepada Masjid Nur Jamin Hitu, Masjid Al Ali Batu Merah dan Masjid Al Huda Batu Merah, berupa pengeras suara, ampli dan equalizer, kipas angin, karpet serta sajadah.

Kapolda Maluku Irjen Pol Dadang Hartanto mengaku bantuan sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian yang diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung.

“Bantuan sosial harus memberikan manfaat nyata. Yang kita harapkan bukan sekadar bantuan diserahkan, tetapi benar-benar dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat dan memberikan dampak positif bagi penerima manfaat,” ungkap alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 1994 ini.

Dijelaskan, keberagaman penerima bantuan mencerminkan luasnya kebutuhan masyarakat di wilayah kepulauan.

“Di Maluku, masyarakat memiliki kebutuhan yang beragam. Ada anak-anak, ibu hamil, penyandang disabilitas, lansia, pelajar, nelayan, penghuni panti asuhan hingga komunitas keagamaan. Semangat kita adalah memastikan kepedulian dapat menjangkau berbagai lapisan masyarakat,” jelas mantan Ketua STIK Lemdiklat Polri ini. (MT-04)