AMBON, MalukuTerkini.com – Ketua Umum (Ketum) Bhayangkari Juliati Sigit Prabowo memimpin rangkaian Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan dalam momentum Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 Tahun 2026 di Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), Jumat (28/8/2026).
Mengusung semangat “Bhayangkari Peduli”, kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan bantuan kebutuhan pokok, tetapi juga pelayanan kesehatan gratis serta dukungan bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus, mulai dari anak-anak, ibu hamil, penyandang disabilitas, lansia hingga masyarakat pesisir.
Rangkaian kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian Bhayangkari yang diarahkan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan yang memiliki tantangan geografis tersendiri.
Dalam rangkaian Bakti Sosial, Bhayangkari menyalurkan sebanyak 2.350 paket bahan pokok di wilayah Kota Tual dan Kabupaten Malra.
Sebanyak 1.000 paket disalurkan di Lapangan Lodar El, Kota Tual. Selanjutnya, 800 paket diperuntukkan bagi masyarakat Desa Tayando, 125 paket di Desa Tamedan dan 125 paket di Desa Labetawi.
Selain bantuan kepada masyarakat, sebanyak 300 paket dialokasikan bagi personel Polri dan tenaga kesehatan yang terlibat dalam kegiatan.
Bantuan tersebut berisi sejumlah kebutuhan pokok, antara lain beras, gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, sarden kaleng, biskuit, mi instan, susu kental manis, teh celup, kopi bubuk dan kecap manis.
Perhatian juga diberikan kepada kelompok rentan. Sebanyak 40 paket bantuan disiapkan bagi anak stunting dan 80 paket bagi ibu hamil, dengan isi berupa kebutuhan pendukung pemenuhan gizi seperti susu, kacang hijau, telur dan biskuit.
Sementara itu, 45 paket sarung dan selimut disiapkan bagi peserta khitanan.
Di bidang kesehatan, masyarakat mendapatkan pelayanan gratis yang meliputi pengobatan umum, pemeriksaan gigi, mata, THT, paru, kebidanan, pemeriksaan golongan darah hingga pelayanan khitanan.
Ketum Bhayangkari bersama rombongan juga meninjau langsung sejumlah titik pelayanan kesehatan untuk melihat pelaksanaan kegiatan dan memastikan pelayanan berjalan optimal.
Kapolda Maluku Irjen Pol Dadang Hartanto mengaku kehadiran Ketum Bhayangkari di Malra dan Kota Tual merupakan momentum penting untuk memperkuat kepedulian sosial keluarga besar Polri terhadap masyarakat.
“Kehadiran Ketum Bhayangkari bersama rombongan di Maluku bukan sekadar agenda organisasi, tetapi membawa semangat pengabdian yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Di wilayah kepulauan seperti Maluku, kehadiran pelayanan dan bantuan secara langsung tentu memiliki arti yang sangat penting bagi masyarakat,” ungkap alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 1994 ini. (MT-04)

