AMBON, MalukuTerkini.com – Upaya memperkokoh profesionalisme dan kualitas pelayanan kepada masyarakat terus dilakukan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku.
Salah satu langkah nyata yang ditempuh adalah dengan menggelar kegiatan bimbingan kerohanian bagi pegawai Muslim yang berlangsung khidmat di kantor wilayah. Senin (19/10/2026).
Melalui pembinaan mental dan rohani ini, jajaran Imigrasi Maluku berkomitmen untuk memperkuat integritas, rasa tanggung jawab, serta nilai-nilai moral seluruh aparatur.
Muara dari penguatan karakter tersebut ditujukan untuk mewujudkan pelayanan publik yang semakin transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Kegiatan bimbingan kerohanian tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Maluku, Gindo Ginting, bersama Kepala Bidang Penegakan Hukum dan Kepatuhan Internal, Jose Rizal, serta jajaran pegawai Muslim di lingkungan kantor wilayah.
Pada kesempatan kali ini, pihak imigrasi menghadirkan Ustadz Zulkifli sebagai penceramah dengan mengusung tema “Integritas Bawahan dan Tanggung Jawab Pimpinan dalam Sudut Pandang Agama Islam”.
Dalam tausiahnya, Ustadz Zulkifli menyampaikan pentingnya setiap pegawai menjaga integritas dan menjalankan amanah dengan penuh rasa tanggung jawab. Ia juga merefleksikan kepemimpinan Umar bin Khattab RA yang dikenal sangat peduli terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Menurut Ustadz Zulkifli, kisah bersejarah tersebut menjadi pengingat bagi setiap pegawai tanggung jawab dalam bekerja tidak sebatas menyelesaikan tugas administratif, tetapi juga mencakup kejujuran, kepedulian sosial, serta perhatian terhadap sesama.
Senada dengan pesan keagamaan tersebut, Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Maluku, Gindo Ginting, menegaskan pentingnya implementasi nilai-nilai spiritual dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Ia berpesan agar seluruh jajaran pegawai senantiasa menerapkan etika kerja yang baik dan kepedulian di lingkungan kerja maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
“Nilai-nilai keagamaan perlu diwujudkan dalam tindakan nyata, terutama dalam membangun lingkungan kerja yang menjunjung tinggi integritas, kedisiplinan, dan tanggung jawab,” ujar Gindo Ginting.
Ia menambahkan bahwa dengan tertanamnya nilai-nilai agama di dalam diri setiap pegawai, profesionalisme dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat akan semakin solid dan teruji.
Rangkaian acara yang berlangsung tertib dan penuh kehangatan ini juga diisi dengan sesi diskusi serta tanya jawab interaktif antara peserta dan penceramah.
Melalui pembinaan spiritual yang berkelanjutan ini, Kanwil Ditjen Imigrasi Maluku optimistis dapat terus mendorong peningkatan mutu pelayanan publik yang profesional, berintegritas, dan terpercaya bagi seluruh lapisan masyarakat. (MT-04)
