AMBON, MalukuTerkini.com – Sebanyak 161 lulusan Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon diwisudakan dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Periode II Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Dies Natalis ke-8 IAKN Ambon, Selasa (27/10/2026).
Prosesi wisuda berlangsung di Auditorium IAKN Ambon dengan meluluskan mahasiswa dari delapan program studi sarjana (S1) dan dua program studi magister (S2).
Berdasarkan rincian program studi, lulusan terbanyak berasal dari S1 Pendidikan Kristen Anak Usia Dini, yakni 54 orang, disusul S1 Pendidikan Agama Kristen sebanyak 46 orang.
Berikut rincian 161 lulusan IAKN Ambon berdasarkan program studi:
- S1 Pendidikan Agama Kristen: 46 orang
- S1 Bimbingan Konseling Kristen: 18 orang
- S1 Pendidikan Kristen Anak Usia Dini: 54 orang
- S1 Teologi: 15 orang
- S1 Agama Budaya: 2 orang
- S1 Pariwisata Agama Budaya: 6 orang
- S1 Musik Gereja: 3 orang
- S1 Pendidikan Seni Musik: 7 orang
- S2 Pendidikan Agama Kristen: 9 orang
- S2 Musik Gereja: 1 orang
Dari total 161 lulusan tersebut, dua wisudawan berhasil meraih predikat lulusan terbaik dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna yaitu 4,00.
Kedua lulusan terbaik tersebut adalah:
- Ditrich Benhard Hiskia, lulusan Program Studi Teologi dengan IPK 4,00.
- Franky Lawendatu, lulusan Program Studi Magister Musik Gereja dengan IPK 4,00.
Rektor IAKN Ambon, Dr. Elka Anakotta, S.Si., M.Si., dalam sambutannya mengingatkan para wisudawan agar tidak berhenti belajar setelah menyelesaikan pendidikan di bangku kuliah.
“Ilmu yang diperoleh selama perkuliahan merupakan bekal awal untuk menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Perkuliahan yang telah dilewati mungkin hanya menjadi segenggam bekal yang digunakan untuk memaknai kehidupan, tetapi lebih daripada itu, teruslah belajar, teruslah terbuka, dan teruslah mengembangkan diri sehingga mampu survive dalam perubahan dan tidak lekang digerogoti oleh zaman,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, perkembangan masyarakat yang semakin maju menuntut setiap lulusan untuk mampu beradaptasi, bergerak lincah, serta menghadapi perubahan tanpa meninggalkan nilai-nilai kemanusiaan dan spiritualitas.
“Masyarakat yang semakin maju pada saat ini menuntut Anda untuk dapat bergerak secara lincah dan mampu menyesuaikan diri dengan segala perubahan, namun tetap memegang nilai-nilai bersama kita bahwa cara kita memuliakan Allah adalah dengan memanusiakan manusia,” jelasnya.
Anakotta menegaskan, lulusan IAKN Ambon diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan dan persoalan yang dihadapi masyarakat, gereja, dan bangsa. Upaya tersebut, lanjutnya, perlu dilakukan melalui kolaborasi lintas bidang ilmu atau intra dan interdisiplin.
“Keterpanggilan kita untuk mampu menjawab setiap tantangan dan persoalan masyarakat, gereja, dan bangsa dalam kolaborasi intra dan interdisiplin ilmu, itulah wujud yang hakiki dari SDM yang unggul,” tandasnya,
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para dosen, tenaga kependidikan, dan seluruh sivitas akademika yang telah berkontribusi dalam proses pendidikan hingga para mahasiswa berhasil menyelesaikan studinya.
“Pencapaian para lulusan tidak terlepas dari dukungan dan kerja bersama seluruh unsur kampus. Sebagai pimpinan IAKN, saya menyampaikan terima kasih kepada para dosen, kepada para tendik, dan seluruh sivitas yang berproses sehingga para wisudawan telah tiba pada tahapan ini,” ungkapnya.
Anakotta juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam pelaksanaan pelayanan dan kepemimpinan selama ini masih terdapat kekurangan.
Ia berharap dukungan dan doa dari seluruh sivitas akademika agar IAKN Ambon dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pendidikan ke depan.
“Mohon maaf yang sebesar-besarnya jika dalam seluruh pelayanan kami mungkin masih jauh daripada kesempurnaan, tetapi doakanlah kami untuk menjadi semakin baik ke depan,” ujarnya.
Sidang Senat Terbuka tersebut juga dihadiri Direktur Pendidikan Kristen Ditjen Binmas Kristen Kementerian Agama Dr Suwarsono, S.PAK., M.M; Forkopimda Maluku, Forkompimda Kota Ambon serta Senat dan sivitas akademika IAKN Ambon. (MT-01)
