Sekilas Info

Kapal Pesiar MV ‘Coral Adventurer’ Singgahi Maluku Tenggara

Kapal pesiar MV Coral Adventurer

AMBON - Kapal pesiar MV Coral Adventurer berbendera Australia berlabuh di perairan Maluku Tenggara (Malra), tepatnya di perairan Ngurbloat, Ohoi Ngilngof, Kabupaten Maluku Tenggara, Sabtu (18/5/2019).

Sebanyak 86 wisatawan mancanegara turun dari kapal yang berkapasitas 120 penumpang dan 48 crew itu menggunakan dua perahu besar menyambangi destinasi wisata Ngurbloat (pasir panjang).

Puluhan wisatawan yang menggunakan kapal pesiar dengan operator Coral Expeditions Australia itu disambut Wakil Bupati Maluku  Tenggara, Petrus Beruatwarin, jajaran Dinas Pariwisata, serta masyarakat setempat dengan tarian-tarian adat.

Beruatwarin mengatakan, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara menyambut gembira kehadiran kapal pesiar tersebut sembari berharap dapat memberi nilai tambah terutama bagi pariwisata di daerah ini.

"Pariwisata merupakan sektor unggulan daerah ini, dan kehadiran mereka dapat memberi dampak bagi pariwisata," katanya.

Dijelaskan, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara membuka diri untuk kehadiran para warga mancanegara agar dapat menikmati 76 destinasi pariwisata yang ada di daerah ini, baik wisata pantai, wisata alam, budaya, religi maupun wisata buatan.

Sementara itu, Kadis Pariwisata Kabupaten Maluku Tenggara, Roy Rahajaan mengatakan kehadiran kapal-kapal pesiar adalah peluang bagi pariwisata Malra untuk dapat dikenal oleh masyarakat internasional.

"Mereka sangat gembira dengan penyambutan hangat dan tertarik dengan potensi alam yang ada di sini," katanya.

Kabupaten Maluku Tenggara masuk dalam sejumlah destinasi yang akan disinggahi Kapal pesiar Coral Adventurer dalam pelayaran sekitar 10 hari yang dimulai dari Darwin-Australia, 14 Mei.

Kapal pesiar dengan panjang 93,4 meter tersebut akan menyingahi Pulau Yamdena, Kepulauan Aru, Kepulauan Kei, Pulau Aiduma Kabupaten Kaimana Papua Barat dan kembali berakhir di Darwin pada 24 Mei mendatang.

Sebelumnya, kapal pesiar ini juga pernah menyinggahi Pulau Saparua dan Pulau Banda, Kabupaten Maluku Tengah, pada awal bula Mei 2019. (MT-03)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!