oleh

Ini Deretan Daerah yang Punya Penataan Transportasi Publik Terbaik, Ambon tak Termasuk

-Nasional-455 views

JAKARTA – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menganugerahkan Piala Wahana Tata Nugraha (WTN) kepada sejumlah pemerintah provinsi, kabupaten dan kota. Para pemenang dinilai telah mampu menata transportasi publik dan lalu lintas di daerahnya dengan baik.

Namun diatara puluhan pemenang tersebut, Kota Ambon tak termasuk dalam deretan penerima Piala WTN. Begitu juga dengan kabupaten/kota lainnya di Provinsi Maluku. Kota Ambon pernah meraih penghargaan ini yang diserahkan Wapres Jusuf Kalla di Jakarta pada awal tahun 2017.

“Ini adalah upaya apresiasi dari pemerintah pusat kepada pemerintah provinsi, kota dan kabupaten serta operator yang telah memenuhi kriteria-kriteria dalam memfasilitasi layanan transportasi yang baik bagi masyarakat,” ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Jakarta Convention Centre, Minggu (15/9/2019).

Menurut Budi ini merupakan momen penting dalam rangka menyongsong Indonesia unggul dan maju terutama dalam hal transportasi darat. Ia berharap dengan adanya WTN ini dapat mendorong daerah-daerah lain untuk membangun sistem transportasi yang terintegrasi guna mendorong perekonomian daerah.

“Secara umum kita ingin sekali bahwa angkutan transportasi ini lebih baik, kita punya keinginan menjadikan transportasi itu mudah, cepat dan murah, dan juga diikuti dengan ramah lingkungan,” tuturnya.

Budi mengatakan untuk mendapatkan hasil yang baik tersebut perlu adanya kolaborasi antarsemua stakeholder. Dirinya pun meminta kepada semua pemerintah daerah untuk berkolaborasi mendukung program-program pemerintah dalam rangka menciptakan layanan transportasi yang baik ini.

Sebagai informasi, Penghargaan WTN ini diberikan langsung oleh Budi kepada pemerintah daerah yang dibagi dalam tiga kategori. Pertama Piala Wahana Tata Negara dengan Catatan, Kedua Piala Wahana Tata Negara Tanpa Catatan, Ketiga Piala Tata Negara Wirata. Berikut informasi peraih penghargaan WTN 2019 ini

Piala Wahana Tata Negara dengan Catatan diraih oleh Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Tanah Laut, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Tuban, Kabupaten Jembrana, Kabupaten Agam, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kota Binjai, Kabupaten Sampang, Kabupaten Batang, Kabupaten Jepara, Kabupaten Gresik, Kabupaten Blitar, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kabupaten Malang, Kota Bitung, Kabupaten Pasuruan, dan Kabupaten Kuningan.

Selanjutnya, Piala Wahana Tata Nugraha dengan Catatan diraih oleh Kabupaten Seragen, Kabupaten Kendal, Kabupaten Sumenap, Kabupaten Semarang, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kabupaten Kota Baru, Kabupaten Tabanan, Kabupaten Pariaman, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Pati, Kota Madiun, Kota Medan, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Klaten, Kabupaten Kediri, Kabupaten Belitung, Kota Kediri dan Kabupaten Pasaman.

Adapun Piala Wahana Tata Nugraha Tanpa Catatan diraih oleh Kota Yogyakarta, Kota Malang, Kota Semarang, Kota Pekalongan, Kota Surabaya, Kota Bandung, Kota Denpasar, Kabupaten Banyuwangi, Kota Sukabumi, Kota Balikpapan, Kota Magelang, Kabupaten Tabalong, Kabupaten Jember, Kota Blitar, Kota Surakarta, Kota Bogor, Kota Probolinggo, Kota Jambi, Kota Depok, Kota Salatiga, Kabupaten Purbalingga, Kota Banjar Baru, Kabupaten Banjar, Kota Mojokerto, Kabupaten Musi Banyuasin, Kabupaten Badung, Kab Wonogiri, Kota Padang Panjang, Kota Palembang, Kabupaten Ciamis, Kota Banjarmasin, Kabupaten Lumajang, Kota Samarinda, Kabupaten Panyakumbuh, Kabupaten Bandung, Kota Cirebon, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Kudus.

Sementara Piala Warga Tata Nugraha Wiratama diraih oleh Provinsi Jawa Timur, Jambi, Bali, DI Yogyakarta, Kalimantan Selatan, Jawa Tengah, Kep Bangka Belitung, Jawa Barat, Kalimantan Timur, Sumatera Barat, Sumatra Selatan, Sulawesi Utara, Banten dan Lampung. (MT-06)

Komentar

News Feed