Sekilas Info

Bayi Penderita Gizi Buruk Dikunjungi Istri Gubernur Maluku

KUNJUNGI BAYI GIZI BURUK - Istri Gubernur Maluku, Widya Murad Ismail (kiri) mengunjungi Helena Elle, bayi penderita gizi buruk asal Waitatiri, Desa Suli, Kecamatan Salahutu, Maluku Tengah yang dirawat RSUD Haulussy, Ambon, Jumat (31/1/2020).

AMBON - Istri Gubernur Maluku, Widya Murad Ismail mengunjungi Helena Elle, bayi penderita gizi buruk asal Waitatiri, Desa Suli, Kecamatan Salahutu, Maluku Tengah yang dirawat di RSUD Haulussy, Ambon, Jumat (31/1/2020).

Untuk mengembalikan kondisinya ke berat badan normal, Helena tengah mendapat perawatan intensif di RSUD Haulussy - Ambon.

Widya Murad Ismail didampingi Direktur RSUD Haulussy Rita Tahitu, Kepala BKKBN Maluku Renta Rego, Kepala Dinas Sosial Provinsi Maluku Sartono Pining, Kepala Dinas Dukcapil Provinsi Maluku Mustafa Sagadji, datang mengunjungi Helena di kamar rawat inapnya.

Dengan penuh kasih sayang, Widya mengajak bayi mungil yang belum pandai bicara itu untuk berbicara. Widya juga memberi semangat bagi kedua orang tua Helena, Marthen dan Ayu, untuk bersabar dan harus berjuang agar Helena bisa keluar dari krisis gizi yang dialaminya.  "Sabar ya bu. Cepat sembuh ya nak," kata Widya.

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku ini juga mengingatkan bahwa anak-anak sangat membutuhkan asupan gizi untuk tumbuh kembang mereka. "Tidak perlu yang mahal-mahal, yang penting makanannya sehat," katanya.

Tak hanya Helena, Widya juga menyempatkan diri mengunjungi beberapa pasien anak pengidap gizi buruk lainnya, yang berasal dari Buru Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, dan salah satu bayi yang memiliki benjolan cukup besar di kepala. Semuanya sudah dalam penanganan di RSUD Haulussy.

Dokter Sri Wahyuni Joko yang menangani Helena, mengatakan, bayi mungil itu menderita gizi buruk tipe campuran yaitu kekurangan energi dan kekurangn protein. Pihaknya saat ini fokus untuk memperbaiki gizinya terlebih dulu, baru penanganan lainnya. "Sekarang kita fokus untuk memperbaiki gizinya," kata Sri Wahyuni. (MT-04)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!