Sekilas Info

BPS Maluku: Kota Tual Deflasi Di Bulan Juli 2020

AMBON - Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku, pada bulan Juli 2020, Kota Tual mengalami deflasi 0,34 Persen.

“Hasil pemantauan di Kota Tual menunjukkan terjadi deflasi sebesar 0,34 persen, atau terjadi penurunan IHK dari 106,46 pada Juni 2020 menjadi 106,10 pada Juli 2020. Inflasi Tahun Kalender Kota Tual tercatat sebesar 1,52 persen, sedangkan inflasi Tahun ke Tahun tercatat sebesar 1,90 persen,” jelas Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Provinsi Maluku, Jessica Pupella dalam keterangan tertulisnya yang diterima malukuterkini.com, Senin (3/8/2020).

Menurutnya, 10 komoditas utama yang mengalami penurunan harga atau memberikan andil terbesar terhadap deflasi Kota Tual pada Juli 2020 diantaranya adalah: ikan tongkol (-0,6457%), bawang merah (-0,1224%), bawang putih (-0,1080%), tomat (-0,1026%), kangkung (-0,0756%), bayam (-0,0687%), enbal gepe (-0,0627%), sawi hijau (-0,0480%), bunga papaya (-0,0339%), dan wortel (-0,0250%).

“Sedangkan komoditas yang mengalami kenaikan harga pada Juli 2020 dan memberikan andil terhadap inflasi Kota Tual adalah: ikan layang (0,3782%), ikan teri (0,1883%), ikan selar (0,1438%), jeruk nipis (0,0351%), ketela pohon (0,0286%), daging ayam ras (0,0249%), pepaya (0,0242%), talas/keladi (0,0192%), kacang panjang (0,0179%), dan ikan kembung (0,0174%),” ungkapnya.

Deflasi yang terjadi di Kota Tual pada Juli 2020, rinci Pupella, disebabkan 3 kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks, diantaranya tertinggi oleh kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,93 persen; diikuti kelompok penyediaan makanan dan minuman restoran sebesar 0,39 persen; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,04 persen.

“Sedangkan kelompok pengeluaran yang mengalami inflasi yaitu kelompok kesehatan sebesar 0,68 persen; diikuti kelompok transportasi sebesar 0,17 persen; kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,09 persen; serta kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,06 persen. Kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan, kelompok pakaian dan alas kaki, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya, serta kelompok pendidikan cenderung stabil pada Juli 2020,” rincinya. (MT-05)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!