Sekilas Info

BPOM Ambon Uji 60 Sampel Takjil

AMBON - Sejak awal Ramadhan hingga saat ini sudah sebanyak 60 sampel takjil yang telah diuji pada sejumlah kawasan penjualan takjil di Ambon.

Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Ambon, Hariani mengatakan pengawasan yang dilakukan BPOM bukan hanya untuk takjil namun juga terhadap pangan olahan.

"Selama sepeka ini kita telah melakukan pengujian di beberapa lokasi. Ada 60 sampel yang kita ambil dan hasilnya semuanya bebas dari bahan berbahayanya. Tapi ada juga sebagian sampel yang masuk dalam laboratorium untuk uji mikrobiologi, hasilnya masih sementara diproses," ungkap Hariani kepada wartawan disela-sela pengawasan takjil di depan Masjid Raya Alfatah Ambon, Senin (19/4/2021).

Dijelaskan, pengawasan yang dilakukan untuk menghindari bahan-bahan berbahaya yang dimasukan kedalam makanan.

“Pengujian yang mereka lakukan menggunakan metode rapid atau tes cepat. Takjil ini yang kita hindarkan adalah untuk melihat jangan sampai ada bahan berbahaya, misalnya pewarna, menggunakan boraks seperti ada bakso, tahu, dan mie. Selain itu juga, jangan sampai ada tidak sengaja atau sengaja menambahkan formalin sehingga kita melakukan pengujian. Bukan cuman itu, kami juga  melakukan sampling untuk menguji sanitasi,” jelasnya.

Untuk diketahui, pengawasan takjil bukan saja di Kota Ambon. Pasalnya, dalam waktu dekat pihaknya juga akan melakukan pengawasan takjil di kabupaten lainnya bersama dengan dinas kesehatan kabupaten setempat. (MT-05)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!