Sekilas Info

Tual Inflasi di Desember 2021, BPS: 61 Komoditas Naik Harga

PENYUMBANG INFLASI – Angkutan Udara menjadi salah satu diantara 10 komoditas utama yang mengalami kenaikan harga atau yang memberikan andil terbesar terhadap inflasi Kota Tual selama Desember 2021.

AMBON, MalukuTerkini.com – Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku pada bulan Desember 2021, Kota Tual mengalami inflasi sebesar 1,44 persen, atau terjadi kenaikan IHK dari 108,77 pada November 2021 menjadi 110,34 pada Desember 2021.

“Inflasi Tahun Kalender serta inflasi Tahun ke Tahun Kota Tual tercatat sebesar 3,45 persen,” jelas Kepala BPS Provinsi Maluku, Asep Riyadi dalam keterangan tertulis yang diterima malukuterkini.com, Senin (3/1/2022).

Menurutnya, dari 285 komoditas tercatat 61 komoditas mengalami kenaikan harga dan 27 komoditas mengalami penurunan harga selama Desember 2021.

“10 komoditas yang mengalami kenaikan harga dengan andil terbesar terhadap inflasi Kota Tual selama Desember 2021 adalah: angkutan udara (0,3406%), ikan tongkol (0,2853%), minyak goreng (0,1463%), ikan baronang (0,1053%), mobil (0,095%), ikan layang (0,0789%), cabai rawit (0,0781%), beras (0,0557%), terong (0,0486%), dan ikan kembung (0,0452%). Sedsangkan 10 komoditas utama yang mengalami penurunan harga atau yang memberikan andil terbesar terhadap deflasi Kota Tual adalah: ikan teri (-0,0944%), ikan kakap putih (-0,0497%), daun singkong (-0,0288%), bayam (-0,0171%), kacang panjang (-0,0133%), ketela rambat (-0,0075%), telepon seluler (-0,0074%), tahu mentah (-0,0055%), gula pasir (-0,0048%), dan pepaya (-0,004%),” ungkapnya.

Inflasi yang terjadi di Kota Tual pada Desember 2021, jelas Asep Riyadi, utamanya disebabkan oleh 6 kelompok pengeluaran yang mengalami kenaikan indeks, yaitu tertinggi pada kelompok transportasi sebesar 4,11 persen; diikuti kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 2,37 persen; kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga 0,58 persen; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,27 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,18 persen; serta kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,13 persen.

“Sebaliknya kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan mengalami penurunan indeks sebesar 0,2 persen; diikuti kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,02 persen. Kelompok pengeluaran lainnya cenderung stabil pada Desember 2021,” rincinya. (MT-05)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!