Sekilas Info

Kota Tual Inflasi di April 2022, BPS: 91 Komoditas Naik Harga

Ilustrasi

AMBON, MalukuTerkini.com – Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku pada bulan April 2022, Kota Tual mengalami inflasi sebesar 1,74 persen, atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 109,02 pada Maret 2022 menjadi 110,92 pada April 2022.

“Inflasi Tahun Kalender Kota Tual tercatat sebesar 0,53 persen, sedangkan inflasi Tahun ke Tahun tercatat sebesar 3,36 persen,” jelas Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku, Asep Riyadi dalam keterangan tertulis yang diterima malukuterkini.com, Senin (9/5/2022).

Menurutnya, dari 285 komoditas tercatat 91 komoditas mengalami kenaikan harga dan 13 komoditas mengalami penurunan harga selama April 2022.

“10 komoditas utama yang mengalami kenaikan harga atau yang memberikan andil terbesar terhadap inflasi Kota Tual adalah: angkutan udara (0,436%), ikan teri (0,1961%), minyak goreng (0,1185%), spring bed (0,0901%), ikan tongkol/ikan ambu[1]ambu (0,0833%), rokok kretek filter (0,0797%), bayam (0,0764%), kangkung (0,0628%), semen (0,0564%), dan terong (0,055%). Sedangkan 10 komoditas utama yang mengalami penurunan harga dengan andil terbesar terhadap deflasi Kota Tual selama April 2022 adalah: bensin (-0,0403%), cabai rawit (-0,0384%), ikan layang/ikan benggol (-0,0246%), daging ayam ras (-0,0121%), pepaya (-0,0108%), ketela rambat (-0,0072%), bunga pepaya (-0,0065%), jantung pisang (-0,0048%), sprey (-0,0036%), dan pembasmi nyamuk spray (-0,002%),” ungkapnya.

Inflasi yang terjadi di Kota Tual pada April 2022, rincinya, disebabkan oleh 8 kelompok pengeluaran yang mengalami kenaikan indeks, yaitu tertinggi pada kelompok transportasi sebesar 3,79 persen; diikuti oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 2,93 persen; kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 1,95 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,35 persen; kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,25 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,05 persen; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,03 persen; dan kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,01 persen.

“Kelompok pengeluaran lainnya cenderung stabil pada April 2022,” rincinya. (MT-05)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!