AMBON, MalukuTerkini.com – PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Namlea bakal melakukan pemadaman aliran listrik sementara di sejumlah wilayah di Kabupaten Buru, Rabu (19/8/2026).

Pemadaman terencana yang berlangsung selama empat jam, mulai pukul 09.00 hingga 13.00 WIT tersebut dilakukan guna mendukung dua pekerjaan pemeliharaan infrastruktur kelistrikan.

Pekerjaan utama yang dilaksanakan meliputi perbaikan sistem teknis berupa pelepasan kubikel Sakabaja Nametek Blok B, serta pekerjaan pembersihan jaringan dari pemeliharaan ruang bebas (Right of Way/ROW) tanaman atau pepohonan di sekitar jalur transmisi.

Berdasarkan informasi resmi dari PT PLN (Persero) ULP Namlea yang diterima malukuterkini.com, Rabu (19/8/2026), terungkap pemadaman mendadak ini berdampak pada puluhan kawasan pemukiman penduduk, fasilitas umum, hingga markas institusi publik.







Wilayah-wilayah yang terdampak aliran listrik sementara tersebut meliputi Desa Ubung, Desa Jikumerasa, Desa Waimiting, Desa Sawa, area Bandar Namniwel, Desa Waiperang, Desa Lamahang, Desa Miskoko, Desa Wailesi, Desa Silewa, Desa Wailana-Lana, Dusun Kudilale, Desa Waedanga, Dusun Wairei, Dusun Ukalahin, Dusun Mahatnangan, serta Dusun Kihonangan.

Selain itu, pemadaman juga menjangkau Desa Wasi, Dusun Erdapa, Desa Waereman, Desa Waplau, Desa Waiura, Dusun Waekewe, Desa Samalagi, Desa Namsina, Desa Hatawano, Desa Wailihang, Desa Waprea, hingga Desa Tupa-Nalihang.

Manajemen PLN ULP Namlea menyampaikan durasi dan waktu penghentian pasokan listrik tersebut dapat menyesuaikan secara dinamis tergantung pada situasi serta kondisi riil pengerjaan di lapangan.

Pihak PLN mengimbau para pelanggan dan masyarakat terdampak untuk memantau pembaruan informasi secara berkala. (MT-07)