BULA, MalukuTerkini.com – PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bula melakukan pemadaman listrik sementara di sejumlah wilayah kerja pada Rabu (19/8/2026).
Langkah ini diambil guna mendukung pekerjaan peningkatan keandalan sistem kelistrikan di Kota Bula dan sekitarnya.
Manager PT PLN (Persero) ULP Bula, Rusli Hardianto Akbar, menjelaskan bahwa pemeliharaan berkala ini mencakup pekerjaan uprating penampang serta uprating trafo distribusi.
“Upaya pemeliharaan infrastruktur ini dilakukan semata-mata demi menjaga kelancaran, keselamatan, dan kualitas pelayanan pasokan listrik kepada para pelanggan,” ungkap Rusli dalam surat pemberitahuan informasi pemadaman listrik kepada para pelanggan tertanggal 17 Agustus 2026 yang salinannya diterima malukuterkini.com, Rabu (19/8/2026).
Ia merincikan, pemadaman listrik dijadwalkan berlangsung mulai pukul 09.00 WIT hingga selesai, mencakup empat area penyulang utama. Wilayah yang terdampak di antaranya Penyulang Hote, Penyulang Wailola, Penyulang Pandopo, dan Penyulang Kota.

“Adapun area yang terimbas pemadaman meliputi kawasan Gumumae, Sesar, Kampung Nelayan, Kompi Yonif 731/Kabaresi, Jembas, Engalas, Kantor DPRD, Bula Barat, Waifufa, Silohan, Hote, Sumber Agung, Jakarta Baru, Banggoi Kampung, Tempono, Waisamet, Banggoi R, Waimatakabu, Banggoi Pancoran, Akibobo, hingga Waiketam,” rincinya.
Selain itu, menurutnya, pemadaman juga berdampak pada kawasan Toko Rama dan sekitarnya, Jalan Wailola, Jalan Mufakat, Jalan Protokol, Wailola Besar, Polres SBT, Jalan Adhyaksa, Jalan Damai, RSUD Bula, Jalan KPU, Lorong Assalam, Pantai Rolex, Terminal Baru, Kampung Timbul Tenggelam, Jalan Pesona, Jalan Gotong Royong, Kampung Buton, Desa Limumir, Kampung Jawa Wailola, Toko Niar dan sekitarnya, Jalan Itanun, Kampung Gorom, serta Kampung Geser.
“Pemadaman juga menjangkau area Kelapa Dua, Bambu Kuning, Jalan Ampera, Lorong Afganistan, Jalan Pandopo, Kampung Jawa, Jalan AR Unawekla, Jalan Protokol, Wailola Atas, Lorong Garuda Emas, Pengadilan Agama, Darusalam, RSUD Bula, Jalan Air Kabur-kabur, Lorong Gotong Royong, Jalan PLN Baru, fasilitas PT Pertamina (Persero), Tansi Ambon, Fatolo, Densel, hingga kawasan Bula Air,” ungkapnya.
Rusli menegaskan durasi pemadaman listrik di lapangan akan disesuaikan dengan kemajuan serta kendala teknis pekerjaan.
“Selama kegiatan berlangsung, aliran listrik di lokasi-lokasi tersebut terpaksa dihentikan sementara demi kelancaran pekerjaan teknis dan demi menjamin keselamatan petugas lapangan,” tandasnya.
“PLN ULP Bula mengimbau kepada masyarakat serta pelanggan yang memiliki kebutuhan listrik mendesak atau berada dalam kondisi darurat agar dapat menyiapkan genset sebagai sarana penunjang sementara, (MT-07)

