Sekilas Info

KPU Kota Ambon Kerahkan 892 Pantarlih, Ini Tugasnya

Ilustrasi

AMBON, MalukuTerkini.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Ambon mengerahkan 892 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) untuk mencocokkan dan meneliti (coklit) data calon pemilih dengan mendatangi langsung warga.

Ketua KPU Kota Ambon, Muhhamad Shaddek Fuad, kepada malukuterkini.com melalui telepon selulernya, Senin (13/2?2023) menjelaskan, jumlah Pantarlih yang dikeahkan sesuai jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di seluruh Kota Ambon.

"Jadi dalam proses tahapan jelang Pemilu 2024 mendatang, KPU Kota Ambon telah mengerahkan 892 Pantarlih. Jumlahnya disesuaikan sesuai dengan jumlah TPS yang ada," jelasnya, Senin (13/2/2023).

Menurutnya, tugas dari Pantarlih jelang Pemilu 2024 sesuai dengan Peraturan KPU terhitug 12 Februari - 15 Maret 2023 yaitu melakukan penyusunan daftar pemilih dan pemutakhiran data pemilih. Pantarlih juga melaksanakan coklit data pemilih, sesuai dengan mekanisme yang ditetapkan.

"Nanti Pantarlih akan turun langsung ke masyarakat melakukan coklit data pemilih. Masyarakat hanya perlu menyiapkan Kartu Keluarga dan juga KTP milik masyarakat yang berpotensi menjadi pemilih di Pemilu 2024," ungkapnya.

Fuad menjelaskan, proses coklit oleh petugas Pantarlih, dilakukan secara manual. Namun Pantarlih nantinya akan membandingkan dengan data serta aplikasi yang telah dibekali oleh KPU yakni e-Coklit.

"Proses coklit yang dilakukan oleh Pantarlih itu masih secara manual. Mereka nanti akan membandingkan dengan data yang ada di aplikasi e-Coklit,"jelasnya.

Ia mengatakan, sebagaimana data yang diperoleh dari Kementerian Dalam Degeri (Kemendagri) sedikitnya ada 258.001 jumlah pemilih di Kota Ambon.

Kendati demikian, katanya, angka atau jumlah potensi pemilih itu bisa berubah apabila ada warga potensi pemilih yang berkurang atau bisa saja bertambah.

"Angka itu bisa saja berubah. Karena bisa saja ada yang pindah domisili keluar kota, atau ada yang umurnya sudah bisa menjadi pemilih, bahkan mungkin saja ada yang meninggal," katanya

Fuad juga berharap, kepada seluruh Pantarlih yang sudah dilantik bisa menjalankan tugas sebagaimana diatur dalam undang-undang, sebab coklit merupakan salah satu proses yang paling penting dalam tahapan Pemilihan Umum.

"Kita berharap proses coklit berlangsung akurat sehingga data pemilih yang dihasilkan valid dan akurat. Untuk itu, kepada Pantarlih garus dapat melaksanakan tugas mereka sesuai data yang dimiliki. Jangan kerja diatas kertas namun harus turun langsung ke lapangan sehingga data yang dimiliki itu valid dan akurat," tandasnya. (MT-08)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!