AMBON, MalukuTerkini.com – Kapal cepat KM Express Bahari 9B ludes terbakar di dermaga Pelabuhan Haria, Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Selasa (21/4/2026) malam.

Informasi yang diperoleh dari nakhoda kapal tersebut, Rusli Rumalean (38), terungkap peristiwa bermula saat dirinya sedang beristirahat di ruang VIP usai makan. Tiba-tiba, aliran listrik di kapal padam, disusul munculnya asap dari bagian buritan yang dengan cepat menyebar hingga ke ruang VIP.

Menyadari hal tersebut, ia pun langsung menuju kamar mesin untuk melakukan pengecekan. Namun saat tiba, kondisi sudah dipenuhi asap tebal. Upaya pemadaman menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) sempat dilakukan, tetapi api terus membesar dan tidak dapat dikendalikan.

Akibat kesulitan bernapas akibat asap pekat, nakhoda kapal akhirnya keluar menuju area pelabuhan untuk meminta bantuan warga.

Keterangan serupa disampaikan masinis kapal, Adri Lumunon (61). Ia menjelaskan saat kejadian dirinya tengah menyalakan mesin kiri sebagai persiapan keberangkatan menuju Tulehu keesokan pagi. Setelah memastikan mesin berjalan, ia sempat naik ke ruang C untuk memeriksa ponsel yang sedang diisi daya.

Tak lama berselang, lampu kapal tiba-tiba padam. Ia kemudian melihat salah satu anak buah kapal (ABK), Goldy, berlari menuju kamar mesin. Adri pun segera menyusul. Setibanya di lokasi, asap sudah membumbung tebal.

Upaya pemadaman dengan APAR kembali dilakukan, namun api tetap tidak berhasil dipadamkan.

Sementara itu, Goldy Payer (27), yang bertugas sebagai oiler atau ABK mesin, menyebutkan api sudah dalam kondisi besar saat dirinya tiba di kamar mesin. Ia sempat menggunakan APAR, namun alat tersebut tidak berfungsi. Ia kemudian mengambil APAR lain dari ruang VIP dan mencoba memadamkan api melalui jendela blower sebelah kanan, tetapi kobaran api tetap tak terkendali.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun seluruh badan kapal dilaporkan hangus terbakar. Kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp 900 juta.

Kapolsek Saparua AKP Semmi Leimena mengaku pihak kepolisian telah turun langsung ke lokasi untuk mengamankan area serta melakukan penanganan awal.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan. (MT-04)