AMBON, MalukuTerkini.com – Rektor Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon, Prof Dr Yance Z Rumahuru MA berharap para lulusan IAKN tidak menambah deretan pengangguran intelektual yang hanya berdiam diri menunggu peluang.

Harapan ini disampaikan Rumahuru di hadapan para wisudawan, orang tua, dan tamu undangan yang memadati Gedung Auditorium IAKN Ambon, Jumat (24/4/2026).

Dalam sambutannya, Rumahuru menegaskan pentingnya proaktif di tengah ketatnya persaingan dunia kerja saat ini. Baginya, gelar akademik harus disertai dengan keberanian untuk berinovasi.

“Kepada para lulusan yang diwisudakan hari ini, khususnya yang belum memiliki pekerjaan tetap, jangan pernah menjadi pengangguran intelektual yang pasif. Gunakan intelektualitas dan seluruh kecakapan yang dimiliki untuk menciptakan pekerjaan,” tandasnya.

Ia juga mengatakan bagi para lulusan yang nantinya masuk ke sektor pemerintahan maupun dunia usaha, standar “biasa saja” tidak lagi cukup.

“Para lulusan IAKN Ambon harus memiliki keunggulan kompetitif atau nilai tambah dibandingkan pencari kerja lainnya,” katanya.

Selain kemandirian ekonomi, Rumahuru juga menyoroti peran strategis lulusan sebagai motor penggerak perubahan sosial.

Ia menjamin kurikulum yang dijalani mahasiswa telah membentuk diri menjadi tenaga profesional yang siap pakai.

“Saya pastikan para lulusan ini dapat diandalkan sebagai kekuatan transformasi masyarakat sesuai bidang keahlian masing-masing,” ujarnya.

Ia juga mengajak pemerintah daerah, pemangku kepentingan (stakeholders), dan sektor swasta untuk melirik potensi lulusan IAKN Ambon yang telah dibekali dengan kombinasi ilmu pengetahuan dan karakter.

Menariknya, Rumahuru menjelaskan keunggulan lulusan IAKN Ambon terletak pada proses “dialektika” selama masa kuliah—sebuah perpaduan antara kecerdasan akademis, keteguhan iman, dan integritas karakter.

“Saat ini diperlukan tenaga profesional yang tidak hanya pintar dan terampil, tapi juga memiliki karakter integritas yang memadai,” tandasnya.

Wisuda periode ini diikuti oleh lulusan dari berbagai jenjang, mulai dari Sarjana (S1) hingga Pascasarjana (S2/S3).

Sebagian wisudawan tercatat sudah berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan pekerja swasta yang menempuh studi untuk peningkatan kualifikasi, sementara sebagian lainnya merupakan lulusan baru yang siap terjun ke masyarakat.

Sebagaimana diketahui, para lulusan diwisudakan sesuai Keputusan Rektor IAKN Ambon Nomor 183 Tahun 2026 tertanggal 24 April 2026 yang ditandatangani Rektor Prof Dr Yance Z Rumahuru MA.

Rincian 107 orang lulusan dimaksud terdiri dari 5 orang Doktor Pendidikan Agama Kristen, 1 orang Doktor Musik Gereja, 5 orang Magister Pendidikan Agama Kristen, 4 orang Magister Musik Gereja, 20 orang Sarjana Pendidikan Agama Kristen, 7 orang Sarjana Bimbingan Konseling Kristen, 12 orang Sarjana Pendidikan Kristen Anak Usia Dini, 9 orang Sarjana Teologi, 5 orang Sarjana Pastoral Konseling, 9 orang Sarjana Pariwisata Budaya dan Agama, 20 orang Sarjana Pendidikan Seni Musik. (MT-01)