AMBON, MalukuTerkini.com – Ada nuansa yang berbeda saat Rapat Terbuka Luar Biasa Senat dalam rangka Dies Natalis ke-63 Universitas Pattimura (Unpatti) sekaligus Wisuda Sarjana, Profesi, Magister, dan Doktor periode April 2026 di Auditorium Unpatti, Ambon, Kamis (23/4/2026).

Sebanhak 100 anggota Senat Unpatti yang dipimpin Prof Dr Tonny D Pariella MA tampil beda dengan menggunakan busana senat yang baru sebagai bagian dari implementasi Statuta Unpatti.

“Pada hari ini juga, kita menyaksikan busana Senat yang baru sebagai bagian dari implementasi Statuta Unpatti yang telah disahkan dalam Permendikbudristek Nomor 20 Tahun 2025. Ini implementasi statuta kita yang baru dan sekaligus kita luncurkan pada hari ini,” ungkap Prof Dr Fredy Leiwakabessy MPd dalam pidatonya.

Dikatakan, prosesi wisuda periode April 2026 ini menjadi momentum bersejarah bagi Unpatti, yang kini semakin mengukuhkan posisinya sebagai pusat keunggulan (center of excellence) pendidikan tinggi di wilayah kepulauan.

Sebagaimana tercantum dalam salinan Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2025 Tentang Statuta Universitas Pattimura disebutkan Busana akademik Senat digunakan oleh anggota Senat meliputi rektor, dekan, direktur program pascasarjana dan kepala lembaga serta perwakilan guru besar.

Busana akademik Senat digunakan saat menghadiri upacara akademik seperti wisuda, pengukuhan guru besar, dan upacara akademik lain. Busana akademik Senat melambangkan otoritas serta penghormatan terhadap tradisi akademik.

Busana akademik Senat berupa toga berwarna biru yang melambangkan karakter Unpatti sebagai lembaga pendidikan tinggi di wilayah kepulauan.

Toga berwarna biru, sesuai dengan kode warna #0000FE.

Bagian lengan pada toga terdapat jahitan kain yang berbentuk garis berwarna hitam mengelilingi ujung lengan toga.

Bagian atas pada toga, baik di depan maupun di belakang berwarna biru navy (dongker). Warna ini diberikan sebagai pembeda dengan warna biru toga.

Bagian depan toga terdiri dari: Bagian tengah, berbentuk segitiga dengan warna menurut jabatan perwakilan rektorat, fakultas dan program pascasarjana; Dua garis vertikal berwarna hitam dengan lipitan dari bagian atas sampai ke bawah; serta Pada dua garis vertikal dengan ukiran cengkeh pada bagian kanan dan pala pada bagian kiri yang melambangkan kekayaan alam di Maluku.

Bagian belakang toga merupakan lanjutan segitiga bagian depan toga sesuai warna menurut jabatan perwakilan rektorat, fakultas dan program pascasarjana. Ukuran panjang lengan toga berukuran 3/4 (tiga per empat).

Bagi anggota Senat laki-laki wajib menggunakan kemeja lengan panjang berwarna putih, dengan dasi panjang berwarna biru sesuai warna toga, dan celana panjang berwarna hitam.

Bagi anggota Senat perempuan wajib menggunakan busana dalam yang tertutup (seperti kemeja berkerah dan lain-lain) dan rok/celana panjang berwarna hitam. (MT-01)