AMBON, MalukuTerkini.com – Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Pattimura (Unpatti), Prof Dr Teddy Christianto Leasiwal SE MSi mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi kemiskinan di Provinsi Maluku yang hingga kini masih bertengger di atas rata-rata nasional.

Konsentrasi kemiskinan tersebut terpantau paling tinggi berada di wilayah kepulauan dan daerah-daerah terpencil.

Hal ini diungkapkan Prof. Teddy saat memberikan sambutan dalam Kuliah Umum bertajuk “Strategi Penanggulangan Kemiskinan, Pemenuhan Layanan Dasar, dan Kebijakan Perlindungan Sosial Adaptif” di Aula Rektorat Unpatti, Rabu (29/4/2026).

Prof Teddy menegaskan kesenjangan antarwilayah merupakan tantangan serius yang harus segera diintervensi, terutama pada kabupaten-kabupaten dengan tingkat kemiskinan ekstrem.

“Kesenjangan antarwilayah menjadi tantangan serius, terutama di kabupaten-kabupaten dengan tingkat kemiskinan tinggi. Selain itu, keterbatasan akses terhadap layanan dasar seperti listrik, air bersih, pendidikan, dan kesehatan masih menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian bersama,” tandasnya.

Selain masalah infrastruktur, menurutnya, kondisi geografis Maluku sebagai wilayah kepulauan membuat masyarakatnya sangat rentan terhadap dampak perubahan iklim dan bencana alam sehingga mendorong lahirnya kebijakan perlindungan sosial yang tidak hanya bersifat reaktif.

“Kita butuh kebijakan yang bersifat adaptif. Program pemerintah diharapkan tidak hanya merespons setelah masalah terjadi, tetapi mampu mengantisipasi risiko masa depan yang dihadapi masyarakat, khususnya mereka yang bermukim di wilayah pesisir,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan pengentasan kemiskinan tidak bisa dilakukan secara instan, melainkan harus berkelanjutan.

“Sivitas akademika harus berperan aktif melalui kontribusi keilmuan dan pengabdian masyarakat agar upaya pengentasan kemiskinan di Maluku memiliki dampak nyata yang bisa dirasakan langsung oleh rakyat,” tandasnya.

Kuliah umum yang menjadi ruang diskusi strategis ini menghadirkan narasumber  Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Kependudukan, dan Ketenagakerjaan Kementerian PPN/Bappenas Maliki ST MSIE PhD. (MT-01)