AMBON, MalukuTerkini.com – Sekretaris DPD Partai Golkar Maluku, Anos Yeremias menegaskan kepengurusan DPD Partai Golkar Maluku periode terbaru merupakan hasil perpaduan berbagai latar belakang yang telah mengakomodasi kepentingan seluruh elemen partai.
Kepada wartawan di Ambon, Senin (13/7/2026) malam, Anos mengaku sebagai partai terbuka, Golkar memberikan ruang seluas-luasnya dalam proses rekrutmen pengurus sehingga susunan kepengurusan yang terbentuk merupakan hasil akomodasi berbagai unsur di internal partai.
“Kepengurusan yang sekarang ini merupakan kombinasi dari banyak latar belakang. Yang pasti sudah mengakomodasi kepentingan semua pihak. Golkar adalah partai terbuka, sehingga dalam proses rekrutmen pengurus kami membuka diri bagi semua,” ungkapnya.
Anos menjelaskan, kesiapan pelantikan pengurus sebenarnya telah mencapai 99 persen. Hal itu dibuktikan dengan kesiapan seluruh pengurus yang telah menyatakan kesediaan mengikuti pelantikan, baik melalui surat resmi maupun melalui grup WhatsApp DPD Partai Golkar Maluku.
“Secara kesiapan kami sudah 99 persen. Semua teman-teman yang masuk dalam kepengurusan DPD I telah menyatakan siap mengikuti pelantikan,” jelasnya.
Dikatakan, konfigurasi kepengurusan yang disusun saat ini tidak hanya disiapkan untuk kebutuhan organisasi, tetapi juga sebagai strategi menghadapi agenda politik pada Pemilu 2029 hingga Pilkada 2031.
“Kami menyusun konfigurasi kepengurusan dengan membaca kebutuhan politik menuju 2029 higga 2031. Tujuannya agar Golkar mampu meraih kemenangan pada Pemilu Legislatif, Pemilihan Presiden, maupun Pilkada,” katanya.
Anos mengakui hasil Pemilu Legislatif 2024 di Maluku belum sesuai harapan Partai Golkar. Karena itu, pasca Musyawarah Daerah (Musda), tim formatur menyusun kepengurusan dengan mempertimbangkan kekuatan politik di seluruh kabupaten dan kota di Maluku.
Untuk jangka pendek, tandas Anos, Partai Golkar menargetkan kembali merebut satu kursi DPR RI dari Daerah Pemilihan Maluku sekaligus memenangkan pasangan calon yang diusung pada Pemilihan Presiden.
“Target kami adalah merebut kembali satu kursi Partai Golkar di Senayan dan memenangkan Pilpres. Itu menjadi target jangka pendek kami,” tandasnya.
Sementara untuk agenda politik 2031, Golkar Maluku menargetkan kembali merebut posisi pimpinan DPRD Provinsi Maluku melalui penguatan konsolidasi organisasi yang telah dibangun.
“Dengan konfigurasi kepengurusan yang ada saat ini, kami optimistis dapat kembali meraih kursi pimpinan DPRD Maluku. Seluruh konsolidasi yang kami bangun diarahkan untuk mencapai target tersebut,” katanya. (MT-04)
