AMBON, MalukuTerkini.com – Musyawarah Daerah (Musda) X Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Ambon Tahun 2026 mulai digelar di Ambon, Kamis (30/4/2026).
Musda ini menjadi momentum penting bagi konsolidasi internal partai sekaligus penentuan arah kebijakan politik Golkar Kota Ambon untuk masa bakti 2025–2030.
Ketua DPD II Partai Golkar Kota Ambon, Max M. Siahay, dalam sambutannya menegaskan Musda memiliki peran strategis dalam memperkuat organisasi dan menyerap aspirasi kader.
“Musda ini menjadi momentum penting dalam rangka konsolidasi organisasi serta menentukan arah dan kebijakan Partai Golkar Kota Ambon untuk lima tahun ke depan,” tandasnya.
Ia mengajak seluruh peserta untuk mengikuti setiap tahapan sidang dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi nilai demokrasi, serta berpedoman pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai.
“Marilah kita bersama-sama bekerja dan berkontribusi demi kemajuan Partai Golkar di Kota Ambon serta kesejahteraan masyarakat,” unglapnya.
Sementara itu, Ketua Harian DPD Partai Golkar Maluku, Ridwan Marasabessy, menegaskan pelaksanaan Musda tetap sah dan memiliki legitimasi, terlepas dari kehadiran pihak tertentu.
“Musda ini tetap sah dan memiliki legitimasi. Karena itu, mari kita fokus pada tujuan utama dan menjaga ketertiban,” tandasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga soliditas partai serta tidak terpecah oleh kepentingan pribadi. Menurutnya, Musda bukan sekadar agenda rutin, tetapi momentum menentukan masa depan partai.
Ia memegaskan Golkar Maluku menargetkan peningkatan suara, termasuk minimal 34.000 suara untuk memperkuat keterwakilan di DPR RI.
“Seluruh pengurus dan anggota fraksi harus bekerja keras, menunjukkan integritas, dan siap dievaluasi. Jika tidak mampu memenuhi target, tentu ada konsekuensi,” tandasnya. (MT-04)


Tinggalkan Balasan