AMBON, MalukuTerkini.com – Mahasiswa Program Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Berseri Seram melaksanakan rangkaian program edukasi kesehatan dan gizi keluarga yang berlangsug di Balai Pertemuan Negeri Wailulu, Kecamatan Seram Utara Barat, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Minggu (26/7/2026)
Edukasi ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan gizi keluarga, khususnya pada ibu, bayi, anak, dan keluarga secara umum.
Rangkaian kegiatan terdiri atas tiga program kerja yang dilaksanakan secara berurutan, yaitu “Sahabat ASI Eksklusif (Edukasi ASI Eksklusif dan Teknik Menyusui yang Benar)”, “MPASI Cerdas Lokal: Puding Pisang Susu Sehat untuk Bayi 6–24 Bulan”, serta “Dari Kebun ke Piring: Edukasi dan Kreasi Menu Sayur-Buah untuk Pemenuhan Gizi Keluarga.”
Sahabat ASI Eksklusif
Kegiatan diawali dengan program “Sahabat ASI Eksklusif” yang memberikan edukasi mengenai pentingnya ASI eksklusif bagi bayi.
Materi yang disampaikan meliputi pengertian dan manfaat ASI eksklusif, anjuran pemberian ASI hingga bayi berusia 6 bulan, serta pentingnya teknik menyusui yang benar.
Selain penyampaian materi, mahasiswa KKN juga melakukan demonstrasi mengenai posisi dan pelekatan bayi saat menyusui.

Demonstrasi ini dilakukan agar peserta tidak hanya memahami materi secara teori, tetapi juga mengetahui cara menyusui yang tepat dan dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Program ini ditujukan terutama kepada ibu dan keluarga sebagai pihak yang memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan pemberian ASI eksklusif.
MPASI Cerdas Lokal
Setelah edukasi ASI eksklusif, kegiatan dilanjutkan dengan program “MPASI Cerdas Lokal: Puding Pisang Susu Sehat untuk Bayi 6–24 Bulan.” Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pemberian MPASI yang tepat setelah bayi memasuki usia 6 bulan.
Mahasiswa KKN memberikan edukasi mengenai waktu pemberian MPASI, tekstur makanan sesuai usia, frekuensi pemberian makan, serta pentingnya menyediakan makanan yang beragam dan bergizi. Edukasi kemudian dilanjutkan dengan demonstrasi pembuatan puding pisang susu menggunakan bahan yang mudah diperoleh.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diperkenalkan pada pemanfaatan bahan pangan lokal sebagai salah satu alternatif dalam membuat makanan pendamping yang menarik dan bergizi bagi anak. Demonstrasi dilakukan secara langsung mulai dari persiapan bahan, proses pengolahan, hingga penyajian.
Dari Kebun ke Piring
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan program “Dari Kebun ke Piring: Edukasi dan Kreasi Menu Sayur-Buah untuk Pemenuhan Gizi Keluarga.” Program ini ditujukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya konsumsi sayur dan buah dalam memenuhi kebutuhan gizi keluarga.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN memberikan edukasi mengenai manfaat sayur dan buah, pentingnya keberagaman pangan, serta penerapan prinsip Isi Piringku dalam kehidupan sehari-hari. Peserta juga diajak mengenal berbagai bahan pangan yang dapat diperoleh dari lingkungan sekitar dan mengolahnya menjadi menu yang lebih menarik bagi anggota keluarga.
Kegiatan dilakukan melalui penyampaian materi dan praktik kreasi menu sayur dan buah. Dengan metode tersebut, peserta diharapkan dapat memahami bahwa pemenuhan gizi keluarga dapat dilakukan dengan memanfaatkan bahan pangan yang tersedia di lingkungan sekitar secara sederhana dan beragam.
Edukasi Gizi yang Berkesinambungan
Ketiga program tersebut dilaksanakan secara berurutan agar edukasi yang diberikan dapat menggambarkan pemenuhan gizi sejak bayi hingga keluarga. Edukasi dimulai dari pentingnya ASI eksklusif untuk bayi, dilanjutkan dengan pemberian MPASI setelah usia 6 bulan, kemudian penerapan pola makan bergizi seimbang melalui konsumsi sayur dan buah bagi keluarga.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan gizi dan pertumbuhan anak, rangkaian kegiatan juga dilengkapi dengan pembagian susu Flyon kepada anak-anak yang hadir. Pemberian susu ini diharapkan dapat menjadi tambahan asupan yang mendukung kebutuhan gizi serta pertumbuhan dan perkembangan anak. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk kepedulian mahasiswa KKN-PPM UGM Berseri Seram terhadap kesehatan dan tumbuh kembang anak di Negeri Wailulu.
Melalui kegiatan yang dilaksanakan di Balai Pertemuan Negeri Wailulu, mahasiswa KKN berupaya memberikan pengetahuan sekaligus keterampilan praktis kepada masyarakat. Kegiatan dilakukan melalui edukasi, demonstrasi, praktik langsung, serta pemberian dukungan berupa susu untuk anak, sehingga pesan mengenai pentingnya pemenuhan gizi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pelaksanaan rangkaian program ini diharapkan dapat mendorong masyarakat Negeri Wailulu untuk semakin sadar akan pentingnya pemenuhan gizi, memanfaatkan bahan pangan lokal, serta menerapkan pola makan yang beragam dan seimbang guna mendukung kesehatan, pertumbuhan, dan perkembangan anggota keluarga. (MT-01)


