AMBON, MalukuTerkini.com – Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Pattimura (Unpatti) menggelar Workshop Kurikulum dan Proses Perkuliahan Semester I bagi Pembimbing Klinik Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di Ambon, Senin (17/8/2026).

Workshop ini digelar untuk menyamakan persepsi serta memperkuat mutu pendidikan profesi dokter spesialis di wilayah Maluku.

Kegiatan yang berfokus pada tiga program studi spesialis yaitu Obstetri dan Ginekologi, Ilmu Bedah, serta Ilmu Penyakit Dalam ini menjadi tonggak penting dalam menjamin standar kompetensi dan keselamatan pelayanan medis bagi masyarakat.

Penyelenggaraan workshop ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penyelarasan antara kurikulum akademik dengan proses pembelajaran klinik harian di rumah sakit pendidikan maupun rumah sakit jejaring.







Pembimbing klinik memiliki peran vital tidak hanya sebagai pendidik, tetapi juga sebagai supervisor, evaluator, dan role model bagi para dokter yang sedang menempuh pendidikan spesialis.

Dalam workshop yang diikuti sekitar 50 peserta yang terdiri dari pimpinan fakultas, ketua bagian, dosen, serta tim penjaminan mutu ini, dibahas secara komprehensif struktur dan filosofi kurikulum Semester I.

Penyusunan alur supervisi klinik, mekanisme pemberian umpan balik (feedback) yang konstruktif, hingga objektivitas instrumen penilaian seperti logbook dan portofolio menjadi fokus utama penguatan.

Kolaborasi institusional juga terlihat melalui keterlibatan pakar dan pengelola PPDS dari FK Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar yang membagikan skema implementasi kurikulum, manajemen tata kelola supervisi, dan penjaminan mutu pembelajaran klinik. Kemitraan akademis ini diharapkan mampu mempercepat akselerasi kualitas lulusan dokter spesialis di Unpatti agar setara dengan standar nasional.

Melalui pelaksanaan workshop ini, FK Unpatti tidak hanya mengidentifikasi berbagai tantangan operasional di lapangan, tetapi juga merumuskan rencana tindak lanjut yang terukur.

Penyamaan langkah antara pembimbing klinik dan pengelola akademik diharapkan dapat mewujudkan sistem pendidikan spesialis yang terstruktur, transparan, dan berkesinambungan.

Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Pattimura (Unpatti), Prof. Dr. Dominggus Malle, S.Pt, M.Sc, saat membuka workshop dimaksud berharap penyelesaian seluruh persiapan perkuliahan tuntas sebelum kegiatan akademik semester baru dimulai pada 1 September 2026 mendatang.

Ia menegaskan tenggat waktu pembukaan masa akademik yang semakin dekat menuntut kesiapan menyeluruh dari jajaran penyelenggara program studi.

“Terhitung tanggal 1 September 2026, Unpatti akan segera memulai kegiatan akademik. Olehnya itu, kesiapan maupun persiapan dari penyelenggara program studi harus sudah tuntas sebelum kegiatan perkuliahan dilakukan,” tandasnya.

Workshop ini menghadirkan sejumlah pakar dan akademisi dari FK Universitas Hasanuddin (Unhas) sebagai narasumber, di antaranya Dekan FK Unhas Prof. Dr. dr. Haerani Rasyid, M.Kes., Sp.PD., KGH, FINASIM, Sp.GK; Wakil Dekan Bidang Akademik FK Unhas Dr. dr. Takdir Musba, Sp.An-KMN; serta Kepala Pusat PPDS Unhas Prof. dr. Firdaus Hamid, Ph.D., Sp.MK(K).

Turut memberi materi pula Ketua Prodi Sp1 Bedah Dr. dr. Sachraswaty, Sp.B, Subsp.BP., MHPE; Ketua Prodi Sp1 Kebidanan dan Kandungan Dr. dr. Nugraha U. Pelupessy, Sp.OG(K)-Onk; dan Ketua Prodi Sp1 Penyakit Dalam Dr. dr. M. Harun Iskandar, Sp.PD, Sp.P(K), Subsp.Onk-T, FISR.

Workshop penyiapan kurikulum ini diikuti secara intensif oleh jajaran Pimpinan FK Unpatti, Ketua dan Perwakilan Bagian serta Dosen Obstetri dan Ginekologi, Ilmu Bedah, dan Ilmu Penyakit Dalam, serta Ketua Gugus Penjaminan Mutu (GJM) dan Ketua Medical Education Unit (MEU). (MT-01)