AMBON, MalukuTerkini.com — Rektor Universitas Pattimura (Unpatti) Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd. menegaskan seluruh rangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun 2026 wajib bebas dari praktik perploncoan dan aksi kekerasan.
Hal itu ditegaskan Leiwakabessy kepada wartawan usai membuka secara resmi kegiatan PKKMB 2026 di Aula Rektorat Unpatti, Ambon, Kamis (27/8/2026).
Ia menegaskan, pihak rektorat tidak akan mentoleransi adanya tindakan kekerasan maupun perundungan selama PKKMB berlangsung, baik yang diselenggarakan di tingkat rektorat hingga tingkatan fakultas.
“Pelaksanaan PKKMB bagi para mahasiswa baru harus berjalan secara edukatif, ramah dan mampu membentuk karakter yang positif,” tandasnya.
Fokus utama kegiatan ini, jelasnya adalah mengenalkan kehidupan akademik serta memberikan kejelasan mengenai persiapan yang harus dilakukan mahasiswa baru sebelum memulai iklim perkuliahan yang sesungguhnya.
“Tidak boleh ada lagi perploncoan maupun perundungan selama PKKMB. Harus dihindari hal-hal seperti itu,” jelasnya.
Guna memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga selama PKKMB berlangsung, Leiwakabessy juga menginstruksikan agar seluruh tahapan proses PKKMB dibatasi dan berpusat di lingkup fakultas masing-masing.
“Seluruh panitia dan peserta diimbau untuk menjaga kondusivitas dengan tidak melakukan kegiatan pengenalan di luar area kampus,” katanya.
Sebagaimana diketahui, PKKMB Unpatti 2026 berlangsung 27 Agustus -7 September 2026. (MT-01)

