AMBON, MalukuTerkini.com – Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena mengimbau masyarakat menghentikan aktivitas pembakaran lahan maupun sampah di tengah kondisi kemarau yang terjadi saat ini.

Imbauan tersebut disampaikan Wattimena usai meghadiri upacara HUT ke-81 TNI di Lapangan Merdeka Ambon, Senin (5/10/2026).

Menurutnya, pemerintah telah mengidentifikasi sejumlah lokasi yang terbakar dan mendapati adanya kebakaran yang diduga bermula dari aktivitas masyarakat membuka lahan perkebunan baru dengan cara membakar.

“Sejumlah lokasi telah kami identifikasi bahwa penyebab kebakaran adalah masyarakat yang membuka lahan kebun baru,” ungkapnya.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, terutama dalam kondisi kemarau karena api sangat mudah meluas dan sulit dikendalikan.

“Dalam situasi kemarau seperti ini, pembukaan lahan melalui proses pembakaran sebisa mungkin dihindari, karena api dapat meluas ke mana-mana,” ujarnya.

Selain mengantisipasi meluasnya kebakaran, Pemkot Ambon juga mulai mengambil langkah untuk mengurangi dampak asap terhadap kesehatan masyarakat.

“Pemerintah telah membagikan masker kepada masyarakat sekaligus mengingatkan warga menjaga kesehatan, mengingat asap kebakaran berpotensi mengganggu saluran pernapasan. Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker dan, jika tidak ada kepentingan mendesak, sebaiknya tidak keluar rumah,” katanya.

Kendati demikian, menurutnya, langkah paling penting adalah mencegah munculnya titik api baru dengan tidak membakar sampah maupun lahan secara sembarangan.

“Di sisi lain, kondisi kemarau juga berdampak terhadap ketersediaan air bersih. Debit air terus mengalami penurunan sehingga menjadi persoalan yang harus dihadapi bersama. Karena itu, masyarakat diminta membatasi aktivitas yang tidak penting dan ikut menjaga lingkungan, khususnya kawasan hutan dan lahan,” ungkapnya. (MT-04)