AMBON, MalukuTerkini.com – Setelah melalui dinamika panjang dan penuh ketegangan, Konferensi Cabang (Konfercab) XXXV Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Ambon akhirnya berhasil dituntaskan.

Forum tertinggi organisasi di tingkat cabang ini sempat mengalami kebuntuan hampir dua pekan sejak dibuka pada 15 Januari 2026 di Air Loiw, kemudian dilanjutkan di Aula Gereja Bethania, hingga akhirnya mencapai klimaks Minggu (25/1/2026).

Kerja keras panitia dan komitmen peserta forum terbayar lunas dengan terpilihnya Renno Patty sebagai Ketua GMKI Cabang Ambon periode 2026–2028, melalui proses pemilihan yang berlangsung sengit dan penuh drama, Selasa (27/1/2026).

Konfercab XXXV tak lepas dari berbagai isu internal yang sempat memanaskan suasana. Pada Selasa dini hari, menjelang agenda pleno komisi, pimpinan sidang sempat menghilang dari arena konferensi. Situasi ini memicu kepanikan peserta dan melahirkan spekulasi liar, mulai dari gagalnya forum hingga isu penurunan caretaker oleh Pengurus Pusat (PP) GMKI.

Di luar arena konferensi, bahkan berhembus isu pemecatan Ketua Cabang (Kecab) demisioner yang membuat sejumlah pimpinan komisariat panik dan emosional. Namun, kekhawatiran tersebut akhirnya tidak terbukti. Pimpinan sidang kembali, pleno komisi berjalan lancar, dan forum tetap berada di rel konstitusional organisasi.

Memasuki tahapan pemilihan Ketua Cabang, tensi Konfercab kian meningkat. Masing-masing komisariat yang telah terkonsolidasi mulai menggelar doa bersama sebelum memasuki arena pemilihan, menandai keseriusan pertarungan empat kandidat terbaik GMKI Cabang Ambon.

Dari total 90 suara yang tersebar di 18 komisariat, ambang batas kelolosan putaran pertama ditetapkan minimal 25 suara. Empat bakal calon Ketua Cabang yang bertarung pada putaran pertama yaitu Marco Talubun (Komisariat FISIP UKIM) 34 suara, Reno Patty (Komisariat  FISIP Unpatti) 28 suara, Wikal Solissa (Komisariat  Ekonomi UKIM) 21 suara dan Chaly Siahaya (Komisariat Ekonomi Unpatti) 7 suara. Hasil tersebut mengantarkan Marco Talubun dan Reno Patty ke putaran kedua.

Putaran penentuan berlangsung semakin menegangkan. Perolehan suara kedua kandidat saling kejar-mengejar hingga akhirnya muncul satu surat suara unik bertuliskan ‘Omong Kosong’ yang dinyatakan sebagai suara rusak, namun menjadi penentu hasil akhir.

Pada putaran kedua, Reno Patty unggul tipis dengan 45 suara, sementara Marco Talubun meraih 44 suara, dengan 1 suara rusak. (MT-04)