AMBON, MalukuTerkini.com – Manajemen RS Bhakti Rahayu Ambon memastikan persoalan hubungan industrial antara pihak rumah sakit dan para pekerja telah diselesaikan secara menyeluruh dan tidak menyisakan masalah.

Hal tersebut disampaikan Humas RS Bhakti Rahayu Ambon, Hein Pohwain, kepada wartawan usai mengikuti rapat bersama Komisi I DPRD Kota Ambon, Rabu (4/2/2026).

Hein menegaskan, seluruh persoalan ketenagakerjaan yang sempat mencuat telah diklarifikasi dan disepakati bersama oleh kedua belah pihak.

“Kami sudah menyelesaikan persoalan hubungan industrial antara rumah sakit dan pekerja. Pada prinsipnya, masalah ini sudah clear dan tidak ada lagi persoalan yang tersisa,” tandasnya.

Ia menjelaskan, penyelesaian dilakukan melalui mekanisme pembayaran kepada para pekerja sesuai klasifikasi yang telah ditetapkan dan disepakati.

“Pembayaran tersebut sudah memiliki klasifikasi yang jelas, dan kami menargetkan pada hari Senin seluruh kewajiban itu sudah diselesaikan,” jelasnya.

Dikatakan, penyelesaian konflik ini ditempuh secara kekeluargaan dengan mengedepankan nilai kemanusiaan.

“Prinsip kami adalah kemanusiaan. Kami memahami bahwa para pekerja juga membutuhkan kehidupan. Karena itu, penyelesaian ini murni dilakukan atas dasar kemanusiaan, tanpa ada unsur lain,” katanya.

Ia juga menegaskan pihak rumah sakit hanya akan memproses pembayaran sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat bersama.

“Jika ada tuntutan di luar kesepakatan tersebut, tidak akan kami proses. Hal ini sudah kami sampaikan secara tegas dalam forum DPRD,” tandasnya.

Untuk memastikan transparansi kepada publik, manajemen RS Bhakti Rahayu Ambon berencana menggelar konferensi pers dalam waktu dekat. (MT-04)