MANOKWARI, MalukuTerkini.com – Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menemui masyarakat asal Maluku yang berdomisili di Manokwari, Papua Barat.

Malam Baku Dapa Kelluarga Besar Maluku dui Manokwari tersebut berlangsung usai di Lapangan BOrarsi, Manokwari. Papua Barat, Sabtu (20/6/2026).

Sesaat setelah menghadiri penbukaan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV/2026, Gubernur yang didampingi Ketua Kontingen Pesparawi Maluku Maya Baby Lewerissa, Ketua Lembaga Pengembagan Pesparawi Daerah (LPPD) Provinsin Maluku Paulus Kastanya, Sekretaris LPPD Maluku DN Kaya dan Karo Adpim Setda Maluku Fibra Breemer menghadiri pertemuan yang diinisiasi oleh Kerukunan Keluarga Ambon Maluku (KKAMT) Kabupaten Manokwari..

Saat pertemuan yang diprakrsasi oleh Pengurus IKEMAL tersebut, Gubernur menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan masyarakat asal Maluku di Manokwari.

“Terima kasih  atas dukungan yang diberikan mulai sejak kontingen tiba di Manokwari. Sambutan di Bandara Rendani saat kami tiba juga luar biasa,” ujarnya.

Tak hanya itu, walaupun tidak sempat menyaksikan secara langsung, namun Gubernur mengaku telah melihat postingan-postingan di media sosial terkait karnaval budaya Pesparawi Nasional XIV/2026.

“Saya memang tidak sempat menyaksikan secara langsung namun saya melihat di medsos, ternyata penampilan kontingen Maluku sangat memukau, karena didukung oleh ribuan masyarakat asal Maluku yang berdomisili di Manokwari. Bahkan menampilkan indahnya toleransi antar umat Beragama di Maluku,” ungkapnya.

Semenrara itu, Ketua Majeis Pekerja Harian (MPH) Sinode Gereja Protestan Maluku (GPM) Pendeta SI Sapulette mengajak masyarakat asal Maluku yang berdomisili di Manokwari untuk tidak lupa negeri asalnya.

“Walaupun sudah lama rantau, saya berharap basudara jangan lupa negeri asal. Mari kita membangun negeri asal,” ujarnya.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh oleh Ketua KKAMT di Manokwari Romer Tapilatu bersama ratusan anggotanya. (MT-01)