AMBON, MalukuTerkini.com – Tim SAR Gabungan terhitung Kamis (5/2/2026) menghentikan pencarian Suhari Usman (40) penumpang KM Sangian yang melompat kelaut disekitar Perairan Pulau Geser, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).
“Operasi SAR hari ketujuh untuk pencarian satu orang penumpang KM Sangiang yang melompat kelaut disekitar Perairan Pulau Geser, Kabupaten SBT resmi dihentikan,” ujar Kepala Kantor SAR Ambon Muhamad Arafah dalam keterangannya yang diterima malukuterkini.com, Kamis (5/2/2026) malam.
Sejak hari pertama Operasi SAR pada 30 Januari2026 lalu, katanya, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Unit Siaga SAR Bula beserta Unsur Potensi SAR dibagi menjadi 2 Search Rescue Unit (SRU) guna memperluas area pencarian korban.
“Upaya pencarian korban dari Tim SAR Gabungan telah dilakukan secara maksimal hingga hari ketujuh namun belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban,” katanya.

Sebelumnya diketahui, korban atas nama Suhari Usman salah satu penumpang KM Sangiang dengan rute Kabupaten Fak Fak, Papua Barat tujuan Pulau Geser, Kabupaten SBT melakukan aksi nekat tersbut melompat dari kapal tersebut pada 29 Januari 2026 sekitar pukul 04.00 dini hari di sekitar Perairan Pulau Geser.
Upaya pencarian dari Kapal KM Sangian pun sudah dilaksanakan selama beberapa jam saat kejadian namun tidak menemukan korban. (MT-06)


Tinggalkan Balasan