AMBON, MalukuTerkini.com – Cuaca ekstrem hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur Kota Ambon, Jumat (8/5/2026), memicu bencana tanah longsor di kawasan BTN Gadihu Indah, Negeri Batu Merah, Kecamatan Sirimau.
Sedikitnya empat unit rumah warga mengalami kerusakan dengan total kerugian material diperkirakan mencapai Rp950 juta.
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 12.30 WIT. Material longsoran dari tebing menghantam deretan rumah warga hingga menyebabkan dua rumah mengalami rusak berat dan dua lainnya rusak ringan.
Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Ipda Janet Luhukay, menjelaskan longsor dipicu curah hujan tinggi yang menyebabkan kondisi tanah menjadi labil.
“Struktur tanah yang didominasi pasir serta tidak adanya talud penahan di kawasan perumahan disebut menjadi faktor utama terjadinya longsor. Curah hujan tinggi menyebabkan endapan air tidak meresap secara maksimal. Ditambah struktur tanah timbunan proyek pembangunan dan tidak adanya talud penahan tanah, sehingga terjadi longsor yang mengenai rumah warga,” jelasnya.
Ia merincikan, empat rumah warga yang terdampak masing-masing milik Saleh Pelu dan Saoda Tutupoho yang mengalami rusak berat dengan estimasi kerugian masing-masing sekitar Rp400 juta.
“Sementara rumah milik Rijal Sangadji mengalami kerusakan ringan pada bagian dapur dengan kerugian sekitar Rp100 juta, serta rumah milik Hussein mengalami kerusakan pada pagar halaman depan dengan estimasi kerugian Rp50 juta,” rinciya.
Dikatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun aparat kepolisian bersama Bhabinkamtibmas langsung turun ke lokasi untuk mengimbau warga agar tidak bermalam di sekitar area longsor karena cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.
“Sekitar pukul 16.50 WIT, personel Polsek Sirimau bersama warga setempat melakukan evakuasi barang-barang milik korban yang masih dapat diselamatkan dari dalam rumah,” katanya. (MT-04)


Tinggalkan Balasan