AMBON, MalukuTerkini.com – Hujan deras yang mengguyur Kota Ambon dan sekitarnya sejak Selasa (28/4/2026) menyebabkan bencana tanah longsor di kawasan Batu Merah Atas, Kecamatan Sirimau.
Bencana tersebut terjadi pada Rabu (29/4/2026) sekitar pukul 07.15 WIT, tepatnya di halaman Masjid Al-Muhajirin, RT 002/RW 004.
Kapolsek Sirimau, Iptu Bastian Tuhuteru kepada malukuterkini.com di Ambon, Rabu (29/4/2026), menjelaskan longsor mengakibatkan talud penahan area pemakaman dan masjid ambruk, bahkan sejumlah makam di lokasi tersebut ikut terdampak.
“Peristiwa ini dipicu oleh tingginya curah hujan sejak sehari sebelumnya, sehingga struktur tanah menjadi labil dan menyebabkan dinding penahan di sekitar lokasi tidak mampu menahan beban,” jelasnya..
Berdasarkan keterangan saksi, Asman (39), kejadian awal sebenarnya telah berlangsung pada Selasa petang sekitar pukul 18.15 WIT saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut.
Saat itu, talud di area pemakaman tiba-tiba runtuh disertai longsoran tanah. Saksi sempat melaporkan kejadian tersebut ke layanan darurat, namun penanganan baru dilakukan keesokan harinya.
Mendapat laporan lanjutan, personel Polsek Sirimau langsung turun ke lokasi pada Rabu (29/4/2026) pagi dan bersama warga setempat melakukan pembersihan material longsor.
“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai kurang lebih Rp10 juta,” ungkapnya.
Selain merusak talud, longsor juga mengakibatkan beberapa makam ikut terbawa material tanah. Saat ini, pihak pemerintah Negeri Batu Merah bersama instansi terkait, termasuk Satpol PP Kota Ambon, telah berada di lokasi untuk melakukan penanganan lebih lanjut. (MT-04)


Tinggalkan Balasan