AMBON, MalukuTerkini.com – Polda Maluku mengawal pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang akan dilaksanakan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku guna memastikan proses pendataan berjalan aman, lancar, dan menghasilkan data yang akurat bagi kepentingan pembangunan nasional.
Komitmen tersebut disampaikan Kapolda Maluku Kapolda Maluku Irjen Pol Dadang Hartanto saat pertemuan bersama Kepala BPS Provinsi Maluku, Maritje Pattiwaellapia, bersama jajaran staf di Mapolda Maluku, Jumat (8/5/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Kapolda didampingi Direktur Binmas Polda Maluku, Kabid Humas Polda Maluku, serta Wakil Direktur Intelkam Polda Maluku.
Kapolda Maluku menegaskan pentingnya sinergi lintas institusi dalam menyukseskan agenda strategis nasional, khususnya pelaksanaan SE2026 di wilayah Maluku.
“SE2026 memiliki peran strategis dalam mendukung arah pembangunan nasional. Karena itu, Polda Maluku siap memberikan dukungan pengamanan, pengawalan, dan sosialisasi agar pelaksanaannya berjalan aman, lancar, serta menghasilkan data yang akurat,” tandas alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 1994 ini.
Ia mengatakan, Polda Maluku juga akan membantu proses sosialisasi kepada masyarakat agar pelaksanaan pendataan di lapangan mendapat dukungan publik dan berjalan efektif.
“Kami akan menyesuaikan dukungan personel dengan kebutuhan teknis di lapangan. Selain pengamanan, kami juga siap membantu menyosialisasikan pentingnya sensus ekonomi melalui berbagai sarana yang dimiliki Polda Maluku agar masyarakat memahami pentingnya keterbukaan data demi kepentingan pembangunan,” kata mantan Ketua STIK Lemdiklat Polri ini.
Sementara itu, Kepala BPS Provinsi Maluku Maritje Pattiwaellapia mengaku dukungan pengamanan dan pendampingan dari Polda Maluku menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran tugas petugas sensus di lapangan, khususnya di wilayah-wilayah yang memiliki tantangan geografis dan mobilitas tinggi.
“Kami berharap sinergi bersama Polda Maluku dapat memperkuat pelaksanaan sensus ekonomi sehingga proses pendataan berjalan aman dan optimal. Data yang dihasilkan nantinya akan menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional,” ungkapnya. (MT-04)


Tinggalkan Balasan