AMBON, MalukuTerkini.com – Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Pattimura (Unpatti) kembali memperkuat barisan tenaga medis di Indonesia dengan memgambil sumpah dan melantik dokter baru lulusan angkatan 38 periode April 2026.

Prosesi pengambilan sumpah dan pelantikan yang berlangsung di Auditorium FK Unpatti pada Rabu (13/5/2026) ini, menjadi momentum penting bagi penguatan sektor kesehatan di wilayah kepulauan Maluku.

Dekan FK Unpatti, dr Farah Christina Noya MHPEd PhD dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Alumni, dr Irwan SpJP (K) FIHA menegaskan para lulusan ini merupakan buah dari komitmen universitas dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan ramah tanpa mengesampingkan disiplin medis yang ketat.

“FK Unpatti berhasil mencetak dokter yang tidak hanya memiliki keunggulan secara akademik, tetapi juga memiliki kedalaman empati yang menjadi modal utama dalam melayani masyarakat,” tandasnya.

Dikatakan, ciri khas “Dokter Pulau” yang disematkan kepada lulusan Unpatti adalah jawaban nyata atas tantangan geografis Indonesia.

“Alumni Unpatti telah teruji kredibilitasnya dalam melayani di berbagai pelosok kepulauan Maluku hingga menjangkau pulau-pulau terluar di seluruh nusantara,” katanya.

Menurutnya, semangat pengembangan wilayah kepulauan ini diperkuat melalui rancangan Archipelago Academic Health Hub.

“Program tersebut dirancang untuk memastikan seluruh aspek pendidikan, riset, dan pengabdian masyarakat di FK Unpatti sejalan dengan Pola Ilmiah Pokok universitas yang memuliakan laut dan pulau. Hal ini merupakan perwujudan semangat “Hotumese” untuk mendaki bersama menuju tingkat yang lebih tinggi demi mencapai visi besar Unpatti sebagai World Class University,” ungkapnya.

Dekan dalam sambutan tertulisnya juga berharap kepada para orang tua agar memberikan restu kepada putra-putrinya untuk memulai masa pengabdian di Daerah Tertinggal, Perbatasan, dan Kepulauan (DTPK) Maluku.

“Langkah ini dipandang sebagai bentuk tanggung jawab sosial kepada masyarakat Maluku yang telah menjadi ladang ilmu selama para dokter tersebut menempuh masa pendidikan,” ujarnya.

Kepada para dokter baru, ia juga berharap dapat memenuhi komitmen yang telah dinyatakan dalam pakta integritas.

“Sumpah dokter yang telah diucapkan harus benar-benar mewujud dalam pelayanan nyata bagi masyarakat kepulauan, sebagai bentuk dedikasi kepada daerah yang telah membesarkan. Selamat bertugas. Jadilah dokter yang berakal budi, berprofesi tinggi, dan berhati tulus,” tandasnya. (MT-01)