AMBON, MalukuTerkini.com – Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Karantina Maluku terus memperkuat komitmennya dalam menjaga mutu, keamanan dan daya saing produk perikanan asal Maluku.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui monitoring dan surveilan penerapan Cara Karantina Ikan yang Baik (CKIB) pada Instalasi Karantina Ikan milik PT Harta Samudera yang dilaksanakan Jumat (29/5/2026).

Kegiatan yang dilakukan oleh Inspektur Karantina ini merupakan bagian dari upaya pengawasan berkelanjutan untuk memastikan seluruh proses penanganan dan pengelolaan produk perikanan berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.

Surveilan difokuskan pada produk Frozen Tuna dan Fresh Tuna guna menjamin mutu, keamanan pangan, serta penerapan sistem biosekuriti yang efektif dalam mencegah masuk dan tersebarnya Hama dan Penyakit Ikan Karantina (HPIK).

Kepala Karantina Maluku, Willy Indra Yunan dalam keterangannya yang diterima malukuterkini.com, Jumat (29/5/2026) menegaskan pengawasan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung keberlanjutan sektor perikanan sekaligus meningkatkan kepercayaan pasar terhadap produk perikanan asal Maluku.

“Penerapan CKIB bukan hanya menjadi instrumen pengendalian penyakit ikan, tetapi juga menjadi jaminan kualitas dan keamanan produk yang dihasilkan. Melalui pengawasan yang konsisten, kami memastikan setiap tahapan operasional di PT Harta Samudera berjalan sesuai standar sehingga produk Frozen Tuna dan Fresh Tuna yang dipasarkan memiliki mutu terbaik dan mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional,” tandasnya.

Dalam pelaksanaan surveilan, tim Inspektur Karantina melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap fasilitas instalasi, sistem manajemen mutu, dokumen pendukung, serta Standar Operasional Prosedur (SOP) yang diterapkan perusahaan.

Evaluasi tersebut bertujuan memastikan seluruh aspek operasional telah memenuhi persyaratan teknis dan prinsip-prinsip CKIB secara konsisten.

Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat sistem pengawasan dan penjaminan mutu hasil perikanan Indonesia.

Sinergi antara Karantina Maluku dan PT. Harta Samudera diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas produk perikanan, memperluas akses pasar, serta memperkuat posisi Maluku sebagai salah satu daerah penghasil komoditas perikanan unggulan nasional.

Karantina Maluku akan terus hadir memberikan pendampingan teknis, pengawasan yang transparan, dan pelayanan yang profesional guna mendukung terciptanya sektor kelautan dan perikanan yang sehat, berdaya saing, dan berkelanjutan. (MT-01)