AMBON, MalukuTerkini.com – Bupati Maluku Tengah (Malteng), Zulkarnain Awat Amir, S.P., M.A.P., membuka aksi kemanusiaan berskala nasional bertajuk “Indonesian Gives Back 2026”.

Aksikemanusiaan yang digagas oleh Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia (ISMKI) bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Pattimura (Unpatti) dipusatkan di Puskesmas Walang, Desa Nusantara, Kecamatan Banda Neira, Kabupaten Maluku Tengah, Kamis (6/8/2026).

Dalam sambutannya, Zulkarnain Awat Amir menegaskan kegiatan tersebut bukan sekadar menghadirkan pelayanan kesehatan secara formal, melainkan wujud nyata pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat.

“Kehadiran para dokter, dosen, mahasiswa, hingga relawan di Banda Neira mencerminkan semangat berbagi ilmu, kepedulian, dan kemanusiaan yang sangat patut untuk diapresiasi,” tandasnya.

Ia mengajak seluruh warga lokal untuk memaksimalkan kesempatan berharga tersebut dengan memeriksakan kesehatan mereka secara menyeluruh.

“Masyarakat jangan ragu dalam mengonsultasikan berbagai keluhan maupun kekhawatiran medis yang selama ini mungkin belum sempat ditangani, mumpung para tenaga medis dan mahasiswa kedokteran berada langsung di tengah-tengah mereka. Juga kepada teman-teman keluarga besar Kedokteran Indonesia, sekali lagi terima kasih banyak sudah memilih Banda Neira, Maluku Tengah sebagai tempat untuk melakukan bakti,” ,” ungkapnya..

Zulkarnain menyadari betul tantangan geografis yang dihadapi wilayahnya, terutama terkait kendala perhubungan dan transportasi menuju Banda Neira.

“Semoga niat baik dan kesempatan yang sudah ada ini dimaksimalkan sebaik mungkin untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat setempat,” ujarnya.

Ia juga tak lupa mengundang seluruh tim relawan, dokter, dan mahasiswa kedokteran untuk menyempatkan diri menikmati keindahan alam serta hangatnya keramahan masyarakat Banda Neira selama menjalankan kegiatan bakti sosial tersebut.

Sebagaimana diketahui, ISMKI dan FK Universitas Pattimura (Unpatti) berkolaborasi menggelar aksi kemanusiaan berskala nasional bertajuk “Indonesian Gives Back 2026” digelar di Puskesmas Walang, Desa Nusantara, Kecamatan Banda Neira, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Kamis (6/8/2026).

Kegiatan mulia yang mengusung tema “Nirwana” atau “Niat Pengabdian Demi Harapan Warga Banda Neira” ini dimulai tepat pada pukul 08.45 WIT.

Aksi sosial tersebut dirancang khusus untuk mendekatkan akses layanan kesehatan yang berkualitas kepada seluruh lapisan masyarakat di wilayah kepulauan Banda Neira yang selama ini memiliki keterbatasan jangkauan terhadap fasilitas medis spesifik.

Kehadiran program ini disambut dengan antusiasme yang sangat tinggi oleh warga setempat sejak pagi hari. Seluruh rangkaian layanan kesehatan yang disediakan diberikan secara cuma-cuma tanpa dipungut biaya sedikit pun bagi masyarakat umum.

Ragam pelayanan yang disuguhkan meliputi pemeriksaan kesehatan umum, pemeriksaan gigi, distribusi obat-obatan secara gratis, hingga penyuluhan kesehatan preventif guna meningkatkan kesadaran pola hidup bersih dan sehat di tengah masyarakat.

Tidak tanggung-tanggung, bakti sosial ini mengerahkan sejumlah tenaga medis profesional lintas spesialisasi untuk memberikan penanganan terbaik kepada warga.

Para warga penerima manfaat dapat berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis saraf dr. dr. Bertha Jean Que, Sp.S., M.Kes., serta dua dokter spesialis jantung berpengalaman yaitu dr. Irwan, Sp.JP (FIHA) dan dr. Setiawan Winarso, Sp.JP.

Selain itu, layanan kesehatan paru ditangani oleh dr. Rina Angriany, Sp.P, sementara Aspek kesehatan preventif dan rehabilitatif juga menjadi perhatian utama dalam kegiatan ini. Pelayanan kesehatan gigi dan mulut ditangani secara langsung oleh drg. Glady Anastasya Tetelepta dan drg. Nadya Ekelsia Siahaya. Sementara layanan dokter umum oleh dr. Ressita Fannia Iwan, dr. Virgylony Diana Kimberly dan dr. Samuel David Siahainenia.

Masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan fisioterapi yang disediakan secara profesional, serta fasilitas khitanan massal gratis yang diperuntukkan khusus bagi anak-anak di kawasan Banda Neira. (MT-01)