BULA, MalukuTerkini.com – Wanu Sinema menggelar Workshop Pengembangan Kapasitas Manajemen Event bagi pelajar SMA/SMK.MA dan mahasiswa se-Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) di Bula, Sabtu (8/8/2026).

Workshop yang digelar untuk menggembleng kreativitas generasi muda dalam mengemas dan mempromosikan berbagai potensi daerah dibuka langsung oleh Assiten I Sekda SBT, Ramli Kilwarany. Turut hadir Anggota DPRD SBT Fatul kwairumaratu dan Kabid Sosbud Bappeda SBT Ekayanti Wokanubun

Bupati SBT Fahri Husni Alkatiri dalam sambutan yang dibacakan Assiten I Sekda SBT, mengatakan, pembangunan daerah tidak hanya dilakukan melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga harus diiringi dengan pembangunan sumber daya manusia.

“Workshop manajemen event bukan sekadar pelatihan penyelenggaraan acara, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran kepemimpinan bagi generasi muda. Workshop ini adalah sekolah kepemimpinan, tempat anak-anak muda belajar merancang masa depan melalui konsep, perencanaan, kolaborasi, dan tanggung jawab,” katanya.

Ia menilai Kabupaten SBT memiliki kekayaan budaya, sejarah, pariwisata, sumber daya alam, dan keberagaman yang luar biasa. Potensi tersebut harus dikelola oleh generasi muda yang kreatif, adaptif, dan mampu menerjemahkan gagasan menjadi aksi nyata.

“Para peserta hendaknya agar tidak hanya mengejar kemeriahan sebuah event, tetapi lebih mengutamakan kualitas konsep dan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Ia berharap dari workshop tersebut lahir generasi muda yang mampu menjadi penggerak komunitas, pelaku ekonomi kreatif, penyelenggara kegiatan budaya, hingga pemimpin masa depan yang dapat membawa nama SBT ke tingkat regional maupun nasional.

“Pemkab akan terus mendukung berbagai inisiatif yang membuka ruang belajar, memperkuat kreativitas, dan meningkatkan daya saing generasi muda,” ungkapnya.

Sementara itu, Anggota DPRD SBT sekaligus Penasihat Wanu Sinema, Fathul Kwairumaratu mengaku workshop peningkatan kapasitas seperti ini perlu terus dilakukan untuk menambah wawasan dan kemampuan generasi muda di daerah.

“Workship seperti ini harus terus dilakukan di Kabupaten Seram Bagian Timur untuk menambah wawasan bagi generasi muda SBT,” ungkapmnya.

Ia juga berharap Pemerintah Kabupaten SBT dapat melibatkan Wanu Sinema dalam berbagai event yang dilaksanakan pemerintah daerah. Menurutnya, Wanu Sinema telah menunjukkan kiprahnya melalui berbagai kegiatan dan karya film yang telah menembus tingkat nasional.

“Saya berharap dalam setiap event kegiatan, teman-teman Wanu Sinema dapat dilibatkan untuk memberikan ide dan gagasannya. Wanu Sinema sudah terbukti melakukan beberapa kegiatan dan menghasilkan beberapa film yang sudah go nasional,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Direktur Wanu Sinema, M. Kasim Rumain, menjelaskan workshop tersebut merupakan bentuk subsidi pemikiran bagi generasi muda SBT agar mampu menunjukkan kreativitas dan mengembangkan berbagai gagasan.

“SBT memiliki kekayaan alam dan potensi daerah yang besar, namun belum seluruhnya dapat dipromosikan secara maksimal karena keterbatasan ide dan kreativitas dalam mengemas potensi tersebut,” jelasnya

Menurutnya, Kabupaten saat ini punya kekayaan alam yang begitu banyak, namun sayangnya tidak bisa melakukan promosi karena kurang ide dan bukan kekurangan uang

“Melalui workshop ini peserta dilatih untuk mengelola ide secara baik, khususnya dalam merancang dan menyelenggarakan event. Sebab, sebuah kegiatan tidak hanya membutuhkan anggaran, tetapi juga konsep, kreativitas, perencanaan, dan kemampuan eksekusi.” ungkapnya. (MT-07)