HELSINGBORG, MalukuTerkini.com – Hotumese Choir dari Universitas Pattimura (Unpatti) berhasil memukau publik internasional saat berlaga pada kategori C17 Pop Choirs di ajang World Choir Games 2026 yang berlangsung di Helsingborgs Stadsteater, Helsingborg, Swedia, Kamis (13/8/2026) siang waktu setempat.

Hotumese Choir tampil spektakuler dengan menyanyikan tiga lagu secara berurutan, yakni If karya David Gates aransemen David von Kampen, Golden karya Eun-jae Kim aransemen Roger Emerson, serta Uptown Funk karya Mark Ronson yang diaransemen oleh Mark Brymer.

Penampilan dibuka dengan lagu If yang dibawakan penuh kelembutan, menghadirkan suasana romantis dan emosional.

Pada bagian awal ini, Hotumese Choir mengedepankan kualitas vokal, ekspresi, serta dinamika yang terjaga. Penempatan penyanyi solo di bagian awal berhasil membangun suasana personal sebelum energi paduan suara kembali menguat.

Di bawah arahan konduktor Franco Etshirt Ayal yang tampil aktif mengendalikan dinamika, kelompok vokal pria juga mendapatkan ruang untuk menciptakan variasi visual dan musikal. Dibalut kostum merah-putih yang begitu kontras dengan pencahayaan panggung yang mendukung, membuat penampilan lagu pertama ini tidak sekadar menyajikan vokal yang solid, tetapi juga komunikasi dan penghayatan sentimental yang kuat antar penyanyi.

Atmosfer pertunjukan berubah drastis saat Hotumese Choir beralih membawakan lagu Golden. Memasuki lagu kedua, energi panggung meningkat pesat menuju wilayah yang jauh lebih enerjik, teatrikal, dan atraktif.

Para penyanyi bertransformasi dari sekadar penyanyi paduan suara menjadi performer sejati melalui gestur tubuh, gerakan tangan yang serempak, serta interaksi antaranggota yang membuat panggung terasa begitu hidup.

Penggunaan instrumen pendukung di sisi panggung turut memperkuat entertainment value dalam kategori show choir. Efek koreografi yang dipadu dengan kostum merah-putih tidak hanya menciptakan visual yang memikat, tetapi juga menegaskan identitas Indonesia yang sangat kuat di panggung internasional.

Puncak keseruan panggung mencapai klimaksnya ketika lagu Uptown Funk dilantunkan. Hotumese Choir menunjukkan keberanian luar biasa dalam menerjemahkan karakter musik funk yang kaya akan groove, ritme, dan kepercayaan diri.

Mereka berhasil memadukan kekuatan vokal, ekspresi wajah, serta gerakan tubuh yang aktif tanpa mengabaikan kualitas musikalitas yang menjadi fokus penilaian juri.

Energi tinggi yang disalurkan dari para penyanyi di barisan depan hingga di belakang berhasil mentransmisikan semangat pertunjukan ke seluruh penjuru auditorium.

Gemuruh tepuk tangan dan respons antusias dari para penonton di akhir pertunjukan menjadi bukti kesuksesan Hotumese Choir Unpatti dalam menyatukan musik pop dunia dengan identitas dan semangat pertunjukan khas Indonesia.

Di kategori ini, Hotumese Choir Unpatti bersaing dengan Barnsley Youth Choir (Inggris), Guangzhou Opera House Children’s Choir (Tiongkok), Northern Stars Chorus (Swedia) dan Stockholm City Voices (Swedia). (MT-01)