AMBON, MalukuTerkini.com – Ratusan warga terlayani saat Bakti Sosial (Baksos) Kesehatan Gigi dan Mulut yang digelar atas kolaborasi Program Studi Kedokteran Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura bersama empat Perguruan Tinggi (PT) lainnya di Negeri Tiouw, Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng).

Kegiatan kemanusiaan yang dipusatkan di SD Kristen Tiouw Sabtu (10/10/2026) tersebut menyasar pelayanan kesehatan bagi masyarakat umum sekaligus edukasi bagi para siswa

Selain menyelenggarakan pemeriksaan serta pengobatan medis, tim gabungan juga mengadakan penyuluhan edukatif dan aksi sikat gigi bersama. Agenda edukasi ini diikuti oleh ratusan siswa sekolah dasar yang berasal dari SDN 123 Maluku Tengah, SDN 238 Maluku Tengah, SDN 254 Maluku Tengah, SDN 318 Maluku Tengah, hingga murid SD Kristen Tiouw.

Baksos ini merupakan bentuk sinergi lintas institusi yang mengintegrasikan Program Studi Kedokteran Gigi FK Unpatti selaku tuan rumah dengan empat institusi mitra, yaitu Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddin, FKG Universitas Muslim Indonesia Makassar, Prodi Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Makassar, serta Prodi Kedokteran Gigi Universitas Mega Buana Palopo.

Dekan FK Unpatti, dr. Farah Christina Noya, M.HPEd., Ph.D., saat pembukaan baksos tersebut berharap agar rangkaian pelayanan yang diberikan, baik berupa edukasi di lingkungan sekolah maupun pengobatan klinis, dapat membawa dampak langsung bagi masyarakat setempat.

“Kita berharap bahwa nantinya FK Unpatti prodi kedokteran gigi akan terus mengadakan bakti sosial pulau-pulau karena memang tujuannya mereka harus paham menjadi dokter gigi di kepulauan itu seperti apa,” ungkapnya.

Menurutnya, FK Unpatti merencanakan keberlanjutan program serupa ke berbagai pulau lain, dengan sasaran menjangkau pulau-pulau terluar dan terdepan di wilayah Provinsi Maluku melalui payung kerja sama antarperguruan tinggi tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Dekan FKG Unhas, drg. Erni Marlina, Ph.D., Sp.P.M., Subsp.Inf.Im., menjelaskan kemitraan di antara kelima PT tersebut pada dasarnya telah terbangun sejak lama dalam ranah pendidikan.

“Kemitraan itu guna melahirkan tenaga medis yang kompeten untuk ditempatkan di kawasan timur Indonesia,” jelasnya.

Dikatakan, pelayanan saat baksos tersebut mungkin saja tidak maksimal, karena berbeda dibandingkan di fasilitas kesehatan yang lengkap dengan alatnya.

“Namun setidaknya, kami dapat memberikan informasi-informasi layanan penyuluhan kepada para warga terkait bagaimana supaya tidak sakit gigi, dan jika sakit gigi terpaksa mau ke mana. ,” katanya.

Ia berharap dari kelima universitas ini nanti bisa diperluas lagi kerja sama kita di bidang research (penelitian) untuk melihat apa masalah-masalah masyarakat.

Baksos tersebut dihadiri Ketua Prodi Kedokteran Gigi FK Unpatti drg. Christiana Rialine Titaley, MIPH., Ph.D; Pimpinan FKG UMI Makassar, Pimpinan Prodi Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Makassar serta Pimpinan Prodi Kedokteran Gigi Universitas Mega Buana Palopo.

Hadir juga Ketua PDGI Wilayah Maluku drg. Wendy Pelupessy, M.Kes; Ketua PDGI Cabang Ambon drg. R Hari Triwijaya, Sp.BMM; Ketua PDGI Cabang Maluku Tengah (Malteng) drg. Winda Dwi M Masuku, Sp.PM; dan Ketua PDGI Cabang Buru drg. Prislila MD Pattisahusiwa, Sp.BMM.

Selain itu, hadir juga Sekretaris Kecamatan Saparua Kabupaten Malteng Idham Sopamena S.STP. (MT-01)