AMBON, MalukuTerkini.com – Accelero Indonesia menjalin kerja sama dengan Universitas Pattimura (Unpatti) untuk melaksanakan program penguatan literasi dan numerasi bagi 325 siswa di enam sekolah dasar di Kota Ambon.

Kerja sama yang diperkuat melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Unpatti dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) ini melibatkan 39 mahasiswa sebagai Volunteer Teachers dalam program yang berlangsung pada Oktober–Desember 2026.

Sebelum diterjunkan ke sekolah mitra, para mahasiswa terlebih dahulu melalui proses seleksi dan pelatihan intensif.

Pelatihan ini membekali relawan dengan pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL), teknik asesmen literasi dan numerasi, serta strategi pembelajaran interaktif yang disesuaikan dengan tingkat kemampuan siswa.

default

Setelah menyelesaikan tahap persiapan, para relawan mendampingi siswa untuk memperkuat kemampuan dasar membaca dan berhitung.

Dekan FKIP Unpatti, Prof. Dr. Izaak H. Wenno, S.Pd., M.Pd., dalam keterangamnya, Rabu (21/10/2026) menilai kolaborasi ini tidak hanya bermanfaat bagi siswa sekolah dasar, tetapi juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mempersiapkan diri sebagai calon guru.

“Saya berharap mahasiswa kita yang merupakan calon guru dipersiapkan sebaik mungkin. Apalagi calon guru SD, kemampuan dasarnya harus kuat. Ini suatu langkah yang baik untuk bersama-sama membantu meningkatkan kualitas pendidikan di Maluku, khususnya dalam pengembangan kemampuan dasar literasi dan numerasi,” ungkapnya.

Sementara itu Founder Accelero Indonesia, mengaku keterlibatan mahasiswa menjadi bagian penting dalam membangun gerakan pendidikan yang berkelanjutan di daerah.

default

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengalaman mengajar, tetapi juga memahami secara langsung tantangan belajar yang dihadapi anak-anak. Melalui kolaborasi dengan Unpatti, kami berharap semakin banyak anak muda Maluku yang terlibat dalam memperkuat pendidikan dasar di daerahnya sendiri,” ungkap Catherine.

Program di Ambon dilaksanakan oleh Yayasan Selah Edukasi Indonesia melalui Accelero Indonesia. Sebelumnya, Accelero telah menjangkau 335 siswa di empat sekolah dasar di Sorong, Papua Barat Daya, melalui program serupa yang melibatkan relawan lokal dan anak muda dari berbagai negara ASEAN.

Kolaborasi bersama Unpatti menjadi bagian dari upaya Accelero untuk memperluas kesempatan belajar anak-anak di Indonesia Timur melalui keterlibatan perguruan tinggi, sekolah, dan relawan muda.

Sebagaimana diketahui, Accelero Indonesia merupakan inisiatif pendidikan yang berfokus pada penguatan kemampuan dasar literasi dan numerasi anak melalui pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL). Programnya dikembangkan melalui kolaborasi dengan sekolah, universitas, relawan muda, dan komunitas untuk memperluas kesempatan belajar anak, khususnya di Indonesia Timur. (MT-01)