AMBON, MalukuTerkini.com – Polres Seram Bagian Barat (SBB) menyiagakan empat unit armada multifungsi yang bukan hanya digunakan untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), tetapi juga siap membantu distribusi air bersih bagi masyarakat yang membutuhkan.

Empat armada tersebut memanfaatkan kendaraan dinas double cabin Isuzu D-Max milik Polres SBB yang disiapkan untuk mempercepat mobilisasi peralatan pemadaman serta mendukung penyaluran air sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan.

Kapolres SBB AKBP Refindo Pradikta Rulando dalam keteranganya, Sabtu (24/10/2026) menjelaskan, penyiagaan empat armada tersebut merupakan langkah antisipasi menghadapi ancaman karhutla sekaligus membantu masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih.

“Kendaraan tersebut disiapkan agar dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan di lapangan, baik untuk mendukung penanganan awal kebakaran maupun membantu distribusi air bersih dengan mempertimbangkan kondisi wilayah dan akses menuju lokasi sasaran,” jelasnya.

Untuk memperluas jangkauan pelayanan, rincinya, Polres SBB membagi empat armada itu ke sejumlah wilayah.

“Satu unit disiagakan untuk mendukung pelayanan di Kecamatan Taniwel dan Taniwel Timur. Satu unit lainnya dialokasikan untuk wilayah Kairatu Raya, yang mencakup Kecamatan Kairatu, Kairatu Timur, dan Waesama. Sementara itu, dua unit kendaraan ditempatkan untuk mendukung pelayanan di wilayah Piru hingga Kawa,” rincinya.

Pembagian armada berdasarkan wilayah pelayanan tersebut menurutnya, diharapkan dapat mendekatkan dukungan operasional kepada masyarakat.

“Dengan demikian, mobilisasi peralatan dapat dilakukan lebih mudah ketika terjadi kebakaran ataupun saat warga membutuhkan bantuan pasokan air bersih,” ungkapya.

Setiap kendaraan dilengkapi mesin, selang penyedot air, selang penyemprot, serta nosel untuk menunjang penanganan awal kebakaran. Peralatan tersebut juga memungkinkan armada dimanfaatkan untuk membantu penyaluran air bersih sesuai kondisi dan kebutuhan di lokasi sasaran.

Dalam pelaksanaannya, distribusi air tetap menyesuaikan ketersediaan sumber air, akses jalan, serta kondisi geografis wilayah yang akan dilayani. Kesiapan personel dan kelengkapan peralatan menjadi bagian penting untuk memastikan armada dapat digunakan secara optimal.

Kapolres SBB berharap kesiapan empat kendaraan multifungsi tersebut dapat memperkuat respons personel ketika menerima laporan kejadian maupun permintaan bantuan dari masyarakat.

“Selain kesiapan armada, penanganan karhutla juga membutuhkan koordinasi lintas instansi agar pengendalian api dapat dilakukan secara efektif dan aman. Karena itu, Polres SBB tetap memerlukan dukungan dan koordinasi dengan instansi terkait, termasuk unsur pemadam kebakaran dan pemerintah daerah,” ungkapmya. (MT-04)