AMBON, MalukuTerkini.com – Kapolda Maluku Irjen Pol Suwondo Nainggolan menegaskan patroli gabungan harus dilaksanakan secara tegas dalam menindak pelanggaran hukum, tetapi tetap humanis dalam melayani masyarakat.

Halitu ditegaskan Kapolda saat memimpin Apel Kesiapan Patroli Gabungan di Mapolsek Sirimau, Ambon, Sabtu (24/10/2026) malam.

Apel tersebut diikuti personel gabungan Polda Maluku, Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Dinas Perhubungan, serta Satuan Polisi Pamong Praja. Hadir pula Karo Operasi, Dirintelkam, Dirreskrimum, Dansat Brimob Polda Maluku srta Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease.

“Patroli gabungan harus benar-benar memberikan rasa aman kepada masyarakat, bukan menimbulkan rasa takut. Kita harus mampu bertindak tegas terhadap pelanggaran hukum, tetapi tetap santun, profesional, dan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas,” tandas alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 1994 ini.

Ia menjelaskan, pendekatan humanis bukan berarti aparat mengurangi ketegasan dalam menjalankan kewenangannya.

“Setiap tindakan kepolisian harus tetap berlandaskan hukum, mengikuti prosedur yang berlaku, serta dilakukan secara objektif dan dapat dipertanggungjawabkan,” jelas mantan Asisten Logistik (Aslog) Kapolri ini.

Kapolda meminta personel mengutamakan komunikasi dan pendekatan persuasif ketika menjumpai kelompok warga yang berkumpul di ruang publik, selama situasi tidak menunjukkan adanya gangguan keamanan yang membutuhkan tindakan lebih lanjut.

Kendati demikian, apabila ditemukan keributan, tindak pidana, atau perbuatan yang mengganggu ketertiban umum, petugas wajib mengambil langkah sesuai ketentuan hukum.

“Penanganan perkara selanjutnya harus dikoordinasikan dengan fungsi terkait, khususnya Resersem,” tandas mantan Kapolda DI Yogyakarta ini.

Ia juga mengingatkan seluruh personel agar menjamin keselamatan dan menghormati hak asasi manusia (HAM), termasuk terhadap setiap orang yang berada dalam penguasaan aparat. Penggunaan kekuatan hanya dibenarkan sesuai ketentuan yang berlaku, secara terukur dan proporsional berdasarkan kebutuhan serta situasi di lapangan.

“Ketegasan dalam penegakan hukum harus berjalan seiring dengan penghormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan. Profesionalisme anggota tidak hanya dilihat dari keberanian mengambil tindakan, tetapi juga dari kepatuhan terhadap prosedur dan kemampuan mengendalikan diri,” ungkap mantan Kakorbinmas Baharkam Polri ini.

Untuk meningkatkan efektivitas pengamanan, Kapolda menginstruksikan agar patroli dilaksanakan melalui skema Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD).

“Perencanaan, pembagian tugas, dan penentuan sasaran patroli harus disesuaikan dengan perkembangan situasi kamtibmas,” kata mantan Karo Binkar SSDM Polri ini.

Ia juga meminta Karo Operasi Polda Maluku mengoordinasikan kesiapan operasional, kebutuhan personel, dukungan anggaran, serta sarana dan prasarana. Koordinasi tersebut diperlukan agar pelaksanaan patroli berlangsung terencana, efektif, dan berkesinambungan.

“Pelaksanaan patroli akan dievaluasi setiap minggu. Evaluasi dilakukan untuk mengukur efektivitas kegiatan, mengidentifikasi kendala di lapangan, menetapkan prioritas pengamanan, serta menyempurnakan pola patroli sesuai dinamika keamanan,” jelas mantan Koordinator Spripim Polri ini.

Menurut Suwondo, keberhasilan patroli tidak cukup diukur dari jumlah personel yang dikerahkan atau luas wilayah yang dijangkau.

“Hal terpenting ialah kemampuan mencegah gangguan keamanan, merespons laporan masyarakat, dan menyelesaikan permasalahan secara tepat berdasarkan hukum,” ujar mantan Direktur Resnarkoba Polda Metro Jaya ini.

Fungsi Reserse juga diminta menangani setiap tindak pidana secara profesional. “Jika pelaku belum ditemukan, upaya pencarian dan pengejaran harus terus dilanjutkan melalui langkah yang terencana serta sesuai prosedur hukum,” tandas mantan Kasubdit I/Ditpidter Bareskrim Polri ini.

Kapolda menegaskan, pemeliharaan keamanan di Kota Ambon dan wilayah Maluku membutuhkan sinergi antarinstitusi.

“Seluruh personel harus menjaga kekompakan, mengutamakan keselamatan selama bertugas, serta melaksanakan tanggung jawab dengan penuh profesionalisme. “Mari kita jaga Kota Ambon dan pelihara keamanan Maluku agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan pembangunan berjalan dengan baik. Laksanakan tugas secara tegas, profesional, humanis, dan penuh tanggung jawab,” tandas mantan Wakapolresta Barelang ini. (MT-04)