AMBON, MalukuTerkini.com – Lima pemerintah kabupaten (pemkab) di Maluku menjalin kemitraan dengan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Pattimura (Unpatti) untuk mendukung pembiayaan pendidikan dokter, dokter gigi, dan dokter spesialis.

“Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketersediaan tenaga kesehatan secara berkelanjutan di wilayah kepulauan,” ungkap Dekan FK Unpatti dr. Farah Christina Noya, M.HPEd., Ph.D dalam sambutannya saat prosesi pengambilan sumpah dan pelantikan 38 dokter baru lulusan angkatan 40 Periode November 2026 yang dipusatkan di Gedung Presisi Mapolda Maluku, Rabu (4/11/2026).

Ia merincikan, kelima pemkab tersebut yaitu Maluku Tenggara, Buru, Buru Selatan, Kepulauan Aru, dan Kepulauan Tanimbar.

“Masing-masing Pemkab telah memiliki Perjanjian Kerja Sama (PKS) aktif dengan FK Unpatti dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia kesehatan,” rincinya.

Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada kelima pemkan dimaksud yang telah mengambil langkah konkret dalam mendukung pendidikan tenaga kesehatan bagi kebutuhan daerah.

“Ketersediaan dokter dan tenaga kesehatan secara berkelanjutan di wilayah kepulauan tidak dapat diwujudkan oleh institusi pendidikan semata. Dibutuhkan kemitraan yang kuat antara fakultas kedokteran dan pemerintah daerah untuk memastikan pemenuhan tenaga kesehatan sesuai kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.

FK Unpatti, katanya, juga berharap kerja sama tersebut dapat segera diikuti oleh pemerintah kabupaten dan kota lainnya di Maluku.

“Sudah saatnya kita membangun kemandirian sumber daya manusia kesehatan melalui prinsip Grow Your Own, yaitu mendidik dan mengembangkan putra-putri daerah sendiri agar kelak kembali membangun daerah asalnya. Kita perlu mengubah pendekatan pemenuhan tenaga kesehatan: bukan hanya terus mencari dan mendatangkan dokter dari luar daerah, tetapi membangun jalur pendidikan dan pengembangan tenaga kesehatan yang terencana, berbasis kebutuhan daerah, dan berkelanjutan,” katanya.

Ia menegaskan, dokter, dokter gigi, dan dokter spesialis yang berasal dari daerah sendiri diharapkan memiliki kedekatan sosial, pemahaman budaya, serta ikatan pengabdian yang kuat terhadap masyarakatnya.

“FK Unpatti siap mendukung pemerintah daerah dalam membangun rural pipeline and pathways melalui kemitraan pendidikan dan pelayanan kesehatan,” tandasnya. (MT-01)