AMBON, MalukuTerkini.com – Penduduk usia kerja di Provinsi Maluku cenderung meningkat seiring bertambahnya jumlah penduduk.
“Penduduk usia kerja merupakan semua orang yang berumur 15 tahun ke atas. Penduduk usia kerja pada Februari 2023 sebanyak 1.413.028 orang, naik sebanyak 23.039 orang dibandingkan Februari 2022,” jelas Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku Maritje Pattiwaellapia di Ambon, Jumat (5/5/2023).
Sebagian besar penduduk usia kerja, menurutnya, merupakan angkatan kerja, yaitu 901.771 orang, sisanya termasuk bukan angkatan kerja sebanyak 511.257 orang.
“Komposisi angkatan kerja pada Februari 2023 terdiri dari 846.921 orang penduduk yang bekerja dan 54.850 orang pengangguran. Apabila dibandingkan Februari 2022, jumlah angkatan kerja meningkat sebanyak 24.958 orang, penduduk bekerja bertambah sebanyak 26.542 orang, sementara pengangguran berkurang sebanyak 1.584 orang,” ungkapnya.

Ia juga merincikan, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) mengalami peningkatan dibanding Februari 2022.
“TPAK pada Februari 2023 sebesar 63,82 persen, naik 0,74 persen poin dibanding Februari 2022. TPAK adalah persentase banyaknya angkatan kerja terhadap penduduk usia kerja. TPAK mengindikasikan besarnya persentase penduduk usia kerja yang aktif secara ekonomi di suatu negara/wilayah,” rincinya.
Ia menambahkan, berdasarkan jenis kelamin, pada Februari 2023, TPAK laki-laki sebesar 74,16 persen, lebih tinggi dibanding TPAK perempuan yang sebesar 53,30 persen. Dibandingkan Februari 2022, TPAK perempuan mengalami kenaikan sebesar 3,90 persen poin sedangkan TPAK laki-laki mengalami penurunan sebesar 2,38 persen poin. (MT-05)
