Sekilas Info

SIDAYR 2019: Antipodes Masuki Perairan Indonesia

Kapal Layar Antipodes

AMBON – Setelah 24 jam berlayar, kapal layar Antipodes masih berada di posisi terdepan diantara 10 kapal layar peserta lomba layar tahunan Spice Islands Darwin Ambon Yacht Race (SIDAYR) 2019.

Pantauan malukuterkini.com, melalui aplikasi yacht tracker, Minggu (4/8/2019) pukul 12.30 WIT, terlihat kapal berbendera Hongkong itu telah memasuki perairan Indonesia.

Antipodes dengan skipper Geoff Hill tersebut saat ini sementara berlayar di perairan Kabupaten Maluku Barat Daya dengan dorongan angin berkecepatan 13,5 knots.

Sejak start Antipodes yang juga juara umum SIDAYR 2018 langsung melesat sehingga tercatat sebagai kapal layar pertama yang melewati garis start.

Saat ini Antipodes telah berada pada posisi 259 Nautical Mille (NM) dari Darwin Australia, sementara jarak tempuh Darwin – Ambon sejauh 578 NM.

Posisi ini membuat Antipodes sementara berada di urutan terdepan untuk kategori IRC Racing maupun secara umum. Sementara saingan Antipodes di kategori IRC Racing hanyalah kapal layar Colie. Namun kapal dengan skipper Doug Salis itu posisinya masih jauh di belakang Antipodes. IRC Racing hanya diikuti dua kapal layar.

Secara overall, Antipodes juga telah berada di peringkat pertama dari 10 kapal layar peserta. Jika posisi overall bisa dipertahankan maka Antipodes berpeluangan kembali mempertahankan tropi juara umum SIDAYR.

Sementara kategori Cruising Monohull, posisi paling terdepan sementara itu ditempati kapal layar Wallop. Peraih juara tiga kategori Cruising Monohull  SIDAYR 2018 itu saat ini sudah berlayar sejauh 154 NM dari Darwin.

Kapal layar dengan skipper Marcus Ilton tersebut tercatat sebagai kapal layar ketiga yang melewati garis start. Wallop kini menempati urutan kedua sementara secara umum.

Di kategori Cruising Monohull, Wallop bersaing dengan kapal layar Pandora,  Liquidity II, Colie, Finally dan Our Philosophy.

Kapal Layar Wallop

Sementara itu, kapal layar Cockatoo masih menempati posisi terdepan kategori Cruising Multihull.  Kapal layar dengan skipper Matt Punch saat ini berada pada posisi tiga umum. Sebelumnya Cockatoo juga tercatat sebagai kapal layar kedua yang melewati garis start.

Saingan Cockatoo di kategori ini hanyalah Pseudorca dan Vitamin B. Cockatoo saat ini telah berada pada posisi 169 NM dari Darwin.

Sebelumnya 11 kapal layar terdaftar mengikuti lomba layar tahunan SIDAYR 2019. Namun sehari sebelum start, kapal layar Anastasia mengalami kerusakan sehingga tak dapat berlayar.

SIDAYR yang sebelumnya bernama Darwin Ambon Yacht Race merupakan kegiatan kota kembar Ambon dan Darwin yang telah digelar sejak 1976 sebagai bentuk kebersamaan serta meningkatkan kualitas persaudaraan.

Jumlah peserta terbanyak tercatat pada tahun 1998 yaitu lebih dari 100 perahu layar. Namun, pada 1999 terhenti karena konflik sosial di Maluku. Lomba kembali digelar pada 2007.

Rekor tercepat saat ini dipegang oleh kapal layar Antipodes berbendera Hongkong, Kapal layar tipe Santa Cruz 72 itu milik Geoff Hill mencatatkan waktu 52 jam 29 menit pada tahun 2016.

Saat SIDAYR Tahun 2018 lalu, juara umum diraih kapal layar Antipodes (skipper Geoff Hill) dengan catatan waktu 73 jam, 55 menit, 7 detik. Kapal layar tersebut juga menjadi juara kategori IRC Racing.

Untuk kategori Multihull Cruising, juara pertama diraih Vitamin B (skipper Steve Winspear) 87 jam, 13 menit, 57 detik; disusul juara kedua Blue Frog (skipper Bruce Cartwright) 89 jam, 59  menit, 40 detik; dan juara ketiga Ozzie Mozzie (skipper Peer Anstey) 90 jam, 52 menit, 23 detik.

Sementara kategori Monohull Cruising, dijuarai Natsumi (skipper Gill Waller) 110 jam, 41 menit, 22 detik; disusul juara kedua Colie (skipper Doug Sallis) 112 jam, 24 menit, 27 detik; juara ketiga Wallop (Marcus Ilton) 112 jam, 37 menit, 1 detik dan juara keempat Anastasia (skipper Peter Bravos) 131 jam, 42 menit, 51 detik. (MT-03)

Penulis:

Baca Juga

error: Content is protected !!