oleh

SIDAYR 2019: Wawali Ambon Berharap Peserta Tahun Depan Bertambah

-Olahraga-166 views

AMBON – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon berharap peserta lomba layar tahunan Spice Islands Darwin Ambon Yacht Race (SIDAYR) 2019 di tahun-tahun mendatang terus bertambah.

“Tahun ini pesertanya hanya 10 kapal layar, sehingga kita berharap tahun-tahun mendatang terus bertambah,” ungkap Wakil Wali Kota Ambon, Syarif Hadler saat “Welcome Ceremony” yang digelar Pemkot Ambon bersama para peserta SIDAYR 2019 di Hotel Tirta Kencana, Negeri Amahusu, Ambon, Maluku, Kamis (8/8/2019).

Wakil Wali Kota Ambon mengalungkan syal kepada masing-masing skipper kapal layar yang telah memasuki finish.

Hingga saat ini sudah 10 kapal layar peserta telah memasuki finish. 10 kapal layar tersebut yaitu Antipodes, Colie, Cockatoo, Wallop, Vitamin B, Liquidity II, Finaly, Pseudorca, Our Philosophy dan Pandora. Pandora merupakan kapal layar terakhir yang memasuki finish, Kamis (8/8/2019) malam.

Wakil Wali Kota Ambon, SIDAYR merupakan kegiatan kota kembar Ambon dan Darwin yang telah digelar sejak 1976 sebagai bentuk kebersamaan serta meningkatkan persaudaraan.

“Lomba layar ini bagian dari kerjasama kota bersaudara Darwin dan Ambon, sehingga kita bersama Pemerintah Darwin dan Dinah Beach Cruising Yacht Association akan membahas pelaksanaan berikutnya agar pesertanya meningkat,” katanya.

Sementara itu, Ketua Dinah Beach Cruising Yacht Association, Joy Eggenhuizen mengatakan dirinya memberikan apresiasi kepada Pemkot Ambon, Ambon Sailing Community (ASC) serta berbagai pihak yang mendukung pelaksanaan SIDAYR tahun 2019.

“Kita juga berkeinginan agar tahun-tahun mendatang, peserta event ini akan bertambah,” ujar Joy.

Secara khusus Joy memberikan apresiasi kepada ASC yang mendukung pelaksanaan SIDAYR ini dengan berbagai inovasinya.

PENYAMBUTAN – Wakil Wali Kota Ambon Syarif Hadler, Kapolda Maluku Irjen Pol Royke Lumowa bersama sejumlah skipper peserta lomba layar tahunan SIDAYR 2019 saat acara “Welcome Ceremony” yang digelar Pemkot Ambon bersama para peserta SIDAYR 2019 di Hotel Tirta Kencana, Negeri Amahusu, Ambon, Maluku, Kamis (8/8/2019).

“Tahun ini ada kunjungan ke sekolah-sekolah bersama ASC. Nantinya juga ada penampilan Amboina Ukulele Kids Community,” ungkapnya.

Dikatakan, ASC maupun Amboina Ukulele Kids Community selama ini sudah dikenal publik di Australia khususnya di Darwin.

“ASC melakukan terobosan dengan membentuk Amboina Ukulele Kids Community. Penampilan anak-anak yang bermain Ukulele tersebut juga sudah diketahui publik di Australia. Media-media di Australia juga sudah memberitakan kegiatan-kegiatan ASC dan Amboina Ukulele Kids Community,” katanya.

Sebelumnya 11 kapal layar terdaftar mengikuti lomba layar tahunan SIDAYR 2019. Namun sehari sebelum peserta dilepas, kapal layar Anastasia mengalami kerusakan sehingga tak dapat berlayar.

Jumlah peserta terbanyak tercatat pada tahun 1998 yaitu lebih dari 100 perahu layar. Namun, pada 1999 terhenti karena konflik sosial di Maluku. Lomba kembali digelar pada 2007.

Rekor tercepat saat ini dipegang oleh kapal layar Antipodes berbendera Hongkong, Kapal layar tipe Santa Cruz 72 itu milik Geoff Hill mencatatkan waktu 52 jam 29 menit pada tahun 2016.

Saat SIDAYR Tahun 2018 lalu, juara umum diraih kapal layar Antipodes (skipper Geoff Hill) dengan catatan waktu 73 jam, 55 menit, 7 detik. Kapal layar tersebut juga menjadi juara kategori IRC Racing.

Untuk kategori Multihull Cruising, juara pertama diraih Vitamin B (skipper Steve Winspear) 87 jam, 13 menit, 57 detik; disusul juara kedua Blue Frog (skipper Bruce Cartwright) 89 jam, 59  menit, 40 detik; dan juara ketiga Ozzie Mozzie (skipper Peer Anstey) 90 jam, 52 menit, 23 detik.

Sementara kategori Monohull Cruising, dijuarai Natsumi (skipper Gill Waller) 110 jam, 41 menit, 22 detik; disusul juara kedua Colie (skipper Doug Sallis) 112 jam, 24 menit, 27 detik; juara ketiga Wallop (Marcus Ilton) 112 jam, 37 menit, 1 detik dan juara keempat Anastasia (skipper Peter Bravos) 131 jam, 42 menit, 51 detik. (MT-03)

Komentar

News Feed