oleh

Ini Penyebab Kebakaran di Jalan Yan Paays

-Kebakaran-1.238 views

AMBON – Kebakaran yang terjadi di kawasan Jalan Yan Paays, RT 003/01 Kelurahan Uritetu, Kecamatan Sirimau, Ambon, Maluku, Rabu (11/12/2019) malam ternyata diakibatkan adanya kompor yang jatuh dan terbalik di salah satu kios.

“Sesuai keterangan yang diperoleh polisi dari pemilik kios yang bernama George Rudoloph de Queljoe alias Tos ternyata sekitar sekitar pukul 18.30 WIT, ia melihat ada api dari dalam kios tersebut sehingga ia langsung bergegas masuk dan melihat kompor yang digunakan istri korban untuk memasak. Ternyata kompor itu jatuh dan terbalik di lantai sehingga minyak tanah pada kompor tersebut tumpah dan terbakar di lantai,” ungkap Kasubbag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Ipda Julkisno Kaisupy di Ambon, Rabu (11/12/2019).

KEBAKARAN – Petugas Damkar dibantu warga berusaha memadamkan api saat kebakaran yang terjadi di kawasan Jalan Yan Paays, RT 003/01 Kelurahan Uritetu, Kecamatan Sirimau, Ambon, Maluku, Rabu (11/12/2019).

Melihat hal tersebut, katanya, korban langsung mengambil karton dan langsung menutup kompor tersebut dan membuangnya kedepan kios, namun kompor serta karton yang ditutup itu masih terbakar dan mengenai dinding kios yang terbuat dari papan. Akibatnya, api dari kebakaran itu merembet ke dinding kios hingga membakar seluruh bangunan kios tersebut.

“Korban pun tidak dapat berbuat apa-apa lagi sehingga korban langsung membawa istrinya keluar dari dalam kios dan berusaha menyelamatkan diri di tempat yang aman,” katanya.

Dijelaskan, sekitar pukul 19.00 WIT, enam unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Ambon tiba di TKP dan langsung berusaha memadamkan kebakaran tersebut. “Api baru berhasil dipadamkan pukul 21.20 WIT,” jelasnya.

Akibat kebakaran tersebut, 1 unit kios milik George Rudoloph de Queljoe alias Tos, 4 unit rumah warga yang terdiri dari 2 unit rumah dan Kos-kosan milik Robby De Queljoe, 1 unit rumah milik Welly de Queljoe dan 1 unit rumah milik Boy De Queljoe, serta 1 gudang milik Toko Meubel dilalap api. (MT-03)

Komentar

News Feed