oleh

BI: Inflasi Maluku Januari 2020 Meningkat

-Ekonomi-185 views

AMBON – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Maluku, mencatat inflasi Provinsi Maluku pada Januari 2020 kembali meningkat, namun secara tahunan laju inflasi masih terkendali.

Kepala Tim Dino Syafputra, mengatakan Indeks Harga Konsumen (IHK) Provinsi Maluku pada Januari 2020 tercatat sebesar 0,65% secara bulanan (month to month/mtm), meningkat dari Desember 2019 yang tercatat sebesar 0,37% (mtm).

“Secara tahun berjalan (year to date/ytd) dan secara tahunan (year on year/yoy) mengalami inflasi 0,65% (ytd) dan 3,06% (yoy) atau masih berada pada target pencapaian inflasi tahun 2020 yang ditetapkan oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Maluku adalah sebesar 3,5%±1% (yoy),” kata Syafputra dalam keterangan tertulisnya yang diterima malukuterkini.com, Selasa (4/2/2020).

Dikatakan, inflasi Maluku pada Januari disebabkan oleh kelompok makanan, minuman dan tembakau yang mencatatkan inflasi 3,68% (mtm).

“Pada kelompok makanan, minuman dan tembakau, inflasi utamanya disebabkan oleh komoditas cabai rawit, ikan layang, ikan selar dan bawang merah. Harga cabai kembali menunjukan peningkatan setelah sebelumnya berada pada level yang sangat rendah. Kenaikan harga cabai disebabkan karena meningkatnya permintaan pada Januari sejalan dengan perayaan Tahun Baru Imlek. Inflasi pada kelompok ini juga disebabkan oleh naiknya harga rokok kretek filter dan beberapa komoditas sayuran seperti buncis, kacang panjang dan sawi hijau,”jelasnya.

Di sisi lain, menurutnya, kelompok transportasi mengalami deflasi, yaitu pada kelompok transportasi yang disebabkan oleh turunnya harga tiket angkutan udara. Berdasarkan hasil Survey Pemantauan Harga (SPH) yang dilakukan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku pada Januari 2020, salah satu maskapai Low Cost Carrier (LCC) telah menurunkan harga tiket hingga 16%.

“Penurunan tersebut terutama terjadi untuk rute penerbangan Ambon-Jakarta dan Ambon-Makassar. Penurunan juga terjadi pada rute maskapai LCC Ambon-Saumlaki. Selain itu, deflasi yang terjadi pada kelompok transportasi juga disebabkan oleh adanya periode promosi yang diberikan oleh salah satu maskapai full service,” ungkapnya.

Pada Januari ini, katanya, TPID Maluku bersinergi dengan Satgas Pangan untuk melakukan inspeksi dan pemantauan di pasar terhadap adanya isu beras plastik di Kota Ambon.

“Berdasarkan hasil inspeksi tersebut, dipastikan bahwa seluruh beras di Kota Ambon tidak mengandung beras plastik dan aman untuk dikonsumsi,” katanya.

Selain itu, jelas Syafputra, TPID Maluku juga secara konsisten melakukan implementasi Program Menanam Cabai di Lingkungan Kantor yang diterapkan oleh beberapa institusi Pemerintah Daerah dan institusi lain di Kota Ambon.

“Program ini bertujuan untuk menurunkan tekanan permintaan terhadap komoditas cabai di pasar, sehingga harga cabai dapat lebih terkendali,” jelasnya. (MT-05)

Komentar

News Feed